Kamis 30 Nov 2023 22:13 WIB

Presuniv Kolaborasi dengan Pemkot Jinju Korsel Dorong Wirausaha Milenial

Program Presuniv untuk meningkatkan jumlah wirausaha adalah SetSail BizAccelator

Untuk mendorong semakin berkembangnya kewirausahaan kalangan orang-orang muda, terutama dari lembaga pendidikan, Presiden University (Presuniv) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Jinju, Korea Selatan. Perjanjian MoU ditandatangani Rektor Presuniv Chairy dan Walikota Jinju Kyoo-il Jo.
Foto: dok istimewa
Untuk mendorong semakin berkembangnya kewirausahaan kalangan orang-orang muda, terutama dari lembaga pendidikan, Presiden University (Presuniv) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Jinju, Korea Selatan. Perjanjian MoU ditandatangani Rektor Presuniv Chairy dan Walikota Jinju Kyoo-il Jo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Untuk mendorong semakin berkembangnya kewirausahaan kalangan orang-orang muda, terutama dari lembaga pendidikan, Presiden University (Presuniv) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Jinju, Korea Selatan. Perjanjian MoU ditandatangani Rektor Presuniv Chairy dan Walikota Jinju Kyoo-il Jo. 

Perjanjian kesepahaman tersebut mencakup saling tukar menukar informasi dan pengetahuan, kerja sama dalam penyebaran kewirausahaan, berbagai kegiatan promosi dalam bidang pendidikan, kebudayaan dan industri. Selain itu, dua belah pihak juga sepakat untuk terus mengeksplorasi berbagai bentuk kerja sama lainnya.

“Salah satu program Presuniv untuk meningkatkan jumlah lulusan yang berprofesi sebagai pengusaha. Maka itulah kami mendirikan bisnis inkubator, yakni SetSail BizAccelator,” papar Chairy, dalam keterangan pers, Kamis (30/11/2023).

Melalui inkubator ini, lanjut dia, Presuniv menempa mahasiswa-mahasiswa yang sejak awal memang ingin menjadi pengusaha. "Selain itu, kami juga mempertemukan mereka dengan para investor,” ungkap Chairy. 

 

Mengenai penandatanganan Perjanjian Kesepahaman, ujarnya, pihaknya ingin mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang bagaimana lembaga pendidikan dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah dapat bersama-sama mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru, terutama anak-anak muda, dari kalangan kampus.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Jinju, Kyoo-il Jo, juga berbagi pengalaman tentang bagaimana pemerintah daerah dapat berperan mengembangkan usaha kecil di daerahnya. Papar Kyoo-il Jo, industri perawatan kulit dan kecantikan Korea Selatan sudah sangat mendunia. 

“Produk perawatan kulit kami kami sangat inovatif dan standar kecantikannya sudah mendapatkan pengakuan internasional. Boleh dibilang kami telah menjadi pemimpin global dalam industri ini,” ungkap Kyoo-il Jo. 

Kondisi inilah yang dimanfaatkan oleh para pengusaha kecil di Jinju, dengan bantuan pemerintah daerah. 

“Saat ini Jinju terkenal sebagai produsen mutiara serta produk skincare-nya. Semua produk ini sudah diekspor ke berbagai negara dunia. Kehadiran bisnis ini terbukti mampu meningkatkan kinerja perekonomian daerah Jinju," katanya. 

Sebagai pemimpin di daerahnya, ungkap Kyoo-il Jo, perannya adalah mendukung sepenuhnya bisnis-bisnis tersebut. “Salah satunya adalah melalui berbagai regulasi yang mendorong terus berkembangnya bisnis-bisnis tersebut,” kata dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement