Selasa 16 Apr 2024 21:48 WIB

Menko Polhukam: Kopassus Banyak menyelesaikan Misi Penting Kenegaraan

HUT ke-72, Kopassus sukses menjadi salah satu pasukan senyap yang disegani dunia.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto.
Foto: Republika/Iman Firmansyah
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto meminta jajaran Komando Pasukan Khusus (Kopassus) semakin meningkatkan profesionalisme prajurit di usia yang menginjak ke-72 tahun.

"Di usia yang semakin matang ini tingkatkan terus profesionalisme prajurit komando dengan berlatih, berlatih dan berlatih," kata Hadi saat mengucapkan selamat ulang tahun kepada Kopassus yang ke 72 dalam video yang diunggah di akun Instagram @hadi.tjhajanto dikutip di Jakarta, Selasa (16/4/2024).

Baca: HUT ke-72 Kopassus, Dirgahayu Komando!

Menurut eks panglima TNI tersebut, Kopassus telah menorehkan banyak prestasi dan sukses menyelesaikan misi penting kenegaraan. Hadi menganggap, Kopassus sukses menjadi salah satu pasukan senyap yang disegani di mata dunia.

Karena itu, dia berharap prestasi dalam menyelesaikan misi dengan sempurna itu terus dibudayakan Kopassus. Hadi juga mengingatkan kepada jajaran Kopassus untuk selalu memberikan yang terbaik dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Baca: Halal Bihalal, KSAL Ajak Prajurit Jalasena Beri Pengabdian Terbaik

"Selamat hari ulang tahun ke-72 kepada segenap prajurit dan keluarga besar Kopassus di mana pun berada dan bertugas. Camkan bahwa keunggulan mu adalah kesenyapan mu. Berani, benar dan berhasil, Komando," kata Hadi menutup ucapan selamatnya di dalam video.

Pada 16 April 2024, merupakan hari lahir ke-72 Kopassus, yang didirikan pada 1952. Pembentukan Kopassus tersebut bermula dari adanya peristiwa pemberontakan yang dilakukan kelompok bernama Republik Maluku Selatan (RMS) tahun 1950.

Kelompok itersebut ni pun berhasil ditumpas oleh pasukan yang dikerahkan Panglima Teritorium III Kolonel Alexander Evert (AE) Kawilarang. Namun operasi menumpas RMS memakan cukup banyak korban dari TNI.

Baca: Bentrok di Sorong, Dua Eks Ajudan Presiden Jokowi Turun Tangan

Padahal, sendiri miliki kekuatan militer yang jauh lebih kecil dari pada TNI. Hal itu yang menyadarkan TNI bahwa strategi perang, taktik dan keahlian perorangan yang mumpuni penting untuk melakukan serangan yang efektif dan efisien.

Peristiwa tersebut yang mengilhami Letkol Slamet Riyadi untuk membentuk pasukan khusus yang memiliki keahlian taktik perang tinggi serta personel dengan kemampuan di atas rata-rata.

Gagasan itu pun disambut baik oleh Kolonel AE Kawilarang. Sehingga terbentuk Kesatuan Komando Teritorium III pada 16 April 1952 yang menjadi cikal-bakal Kopassus.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement