Senin 01 Jan 2024 16:28 WIB

Ketua DPRD Apresiasi Bima Arya Selesaikan Revitalisasi Masjid Agung Megah

Total anggaran pembangunan Masjid Agung Kota Bogor mencapai Rp 97 miliar.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto.
Foto: Antara/Linna Susanti
Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, mengapresiasi Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang telah merevitalisasi Masjid Agung Kota Bogor menjadi masjid terbaik. Hal itu karena masjid tersebut akan terhubung dengan Alun-Alun Kota Bogor, yang menjadi pusat perayaan malam Tahun Baru 2024.

"Sejak tahun lalu beliau mengarahkan kita semua untuk berkumpul bersama keluarga, tidak mengadakan perayaan yang berlebihan, justru dilakukan bersama-sama kita berkumpul di masjid yang sungguh megah ini," ujar Atang saat memberi sambutan seusai dzikir bersama di Masjid Agung Bogor, Ahad (31/12/2023) malam WIB.

Atang menjelaskan, berkumpul di masjid dalam rangka untuk berdoa, berzikir, serta bersama-sama bersalawat kepada nabi Muhammad Salallahualaihi Wassalam (SAW) menjadi imbauan dan ajakan bagi masyarakat Kota Bogor untuk merayakan tahun baru.

Ratusan warga berkumpul di Masjid Agung untuk sholat Isya dan dzikir bersama Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Wakil Wali Kota Bogor Dedie Abdul Rachim, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, dan jajaran pemerintah daerah Kota Bogor di Masjid Agung.

 

"Mungkin wasilahnya saudara kita di luar sana, mungkin belum memiliki kesadaran, melakukan hal yang sia-sia. Alhamdulillah, berkat takdir Allah SWT, kita dikumpul di tempat yang baik ini," kata politikus PKS tersebut.

Menurut Atang, Masjid Agung Kota Bogor memiliki cerita berliku. Tetapi, hikmahnya kini adalah masyarakat dapat melihat bahwa masjid tersebut sekarang berdiri begitu megah dan indah. "Dan Insya Allah menjadi kebanggaan warga menjadi masjid terbaik yang ada di Kota Bogor," ucap Atang.

Revitalisasi Masjid Agung Bogor telah mengalami beberapa tahap pembangunan. Dalam tiga tahun terakhir, anggaran pembangunan masjid telah mencapai Rp 97 miliar.

Pada 2021, pembangunan Masjid Agung Bogor telah dianggarkan Rp 31 miliar, tahun 2022 sebanyak Rp 27 miliar, dan pada 2023 dianggarkan sebanyak Rp 39 miliar sebagai penutup pembangunan. Namun demikian, tahap penyelesaian pembangunan Masjid Agung Kota Bogor harus mundur dari jadwal akhir Desember 2023 menjadi awal tahun 2024.

Hal itu karena masalah teknis pengerjaan dari kontraktor. Masjid tersebut berada di area strategis sejak berdiri, karena menjadi sentral tempat ibadah umat Muslim sepulang kerja naik kereta, sedang belanja di Pasar Kebon Kembang dan bermain di Taman Topi yang kini menjadi alun-alun kota.

"Terima kasih Pak Wali, sudah sabar, bersama Pak Wakil, untuk menghadapi kontraktor yang barangkali tidak bisa diharapkan, mungkin dihadapkan pada hujatan dan cercaan dan sebagainya, tetapi Alhamdulillah hadiahnya manis. Kita punya sebuah masjid yang tadi pesannya pak Kyai, semoga menjadi pelengkap persatuan umat Islam," kata Atang.

Salah satu ciri orang mukmin, kata Atang, adalah orang-orang yang memakmurkan masjid. Dia berharap, mudah-mudahan warga Bogor menjadi orang-orang yang termasuk di dalamnya.

"Saya tadi sungguh merasakan aura berbeda, lantunan adzan, lantunan iqamah, rasanya mirip dengan lantunan adzan dan iqamah di masjidil haram. Juga lantunan ayat-ayat suci Allah sungguh luar biasa. Semoga ini pertanda keberkahan bagi masjid Agung Bogor," kata Atang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement