Senin 17 Jul 2023 15:19 WIB

Kalteng Pastikan Ketersediaan Pangan Aman Antisipasi Dampak El Nino

Pemantauan harga upaya memastikan ketersediaan pangan yang aman dan berimbang.

Pedagang menata cabai yang dijual di Pasar Besar, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, (ilustrasi).
Foto: ANTARA/Makna Zaezar
Pedagang menata cabai yang dijual di Pasar Besar, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) memastikan ketersediaan berbagai komoditas pangan strategis di daerah ini dalam kondisi aman dengan ketahanan yang bervariasi, mulai dari 1 hingga 20 minggu, untuk mengantisipasi dampak El Nino.

"Pemantauan harga maupun ketersediaan pangan strategis gencar kami lakukan sebagai antisipasi menghadapi fenomena El Nino yang diprediksi berdampak pada pangan," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalteng Riza Rahmadi dihubungi dari Palangka Raya, beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Riza menjelaskan, berdasarkan rekap data neraca pangan strategis hingga minggu kedua Juli 2023, ketahanan stok yang sementara ini hanya mencapai satu minggu adalah bawang putih dan daging ayam ras, sedangkan terbanyak sehingga mampu mencapai hingga 20 minggu adalah jagung. "Sedangkan untuk beras, bawang merah, cabai, telur, gula, minyak goreng, maupun lainnya, ada yang ketahanan stoknya mencapai dua minggu dan ada pula yang lebih," ujarnya lagi.

Riza menyampaikan, pemantauan harga sekaligus upaya memastikan ketersediaan pangan yang aman dan berimbang terus dilakukan di seluruh kabupaten dan kota di Kalteng. "Mayoritas pangan berada pada harga yang sesuai dan tidak terpaut jauh dengan harga acuan penjualan atau harga eceran tertinggi yang ditetapkan Badan Pangan Nasional," katanya pula.

Adapun berdasarkan data terbaru yang pihaknya himpun, untuk wilayah Kotawaringin Timur harga daging ayam ras turun Rp 1.000, Kapuas untuk kedelai biji kering turun Rp 5.000, cabai rawit turun Rp 5.000, ikan kembung turun Rp 3.000, serta ikan bandeng turun Rp 2.000.

Selanjutnya, Barito Selatan untuk telur ayam ras naik Rp 1.000 dan telur ayam ras naik Rp 500, Sukamara untuk bawang putih turun Rp 1.000 dan telur ayam ras naik Rp 1.000, Lamandau untuk kedelai biji kering turun Rp 200, serta telur ayam ras naik Rp 2.500.

Kemudian di wilayah Seruyan untuk ikan kembung turun Rp 5.000, Katingan untuk cabai rawit merah turun Rp 1.000 dan daging ayam ras naik Rp 2.000, serta Barito Timur untuk bawang merah turun Rp 1.000, bawang putih turun Rp 1.000, cabai merah keriting turun Rp 13 ribu, cabai rawit merah turun Rp 20 ribu, serta daging ayam naik Rp 2.000.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement