Ahad 17 Mar 2024 14:16 WIB

Sekjen Nasdem Sudah Kantongi Tiga Nama Cagub DKI, Anies tak Masuk

Anies tidak masuk cagub yang diusung Nasdem, karena ada peluang menang jadi presiden.

Rep: Eva Rianti/ Red: Erik Purnama Putra
Sekjen DPP Partai Nasdem Hermawi Taslim di Nasdem Tower, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2023).
Foto: Republika/Eva Rianti
Sekjen DPP Partai Nasdem Hermawi Taslim di Nasdem Tower, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Nasdem Hermawi Taslim menegaskan, partainya sudah mengantongi tiga nama kader yang diprediksi akan dicalonkan mengikuti kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024. Sejauh ini, Anies Rasyid Baswedan tidak termasuk di dalam  ketiga nama tersebut.

"Kalau di kita tiga nama sudah disebut dari dulu, Ahmad Sahroni, Wibi Andrino, dan Okky Asokawati," kata Hermawi ketika dikonfirmasi di Jakarta, dikutip Ahad (17/3/2024).

Baca: Dari 10 Caleg Lolos ke Senayan dari Dapil Jatim I, Enam Orang Perempuan

Nama Sahroni memang paling santer disebut calon terkuat yang diusung Partai Nasdem. Crazy rich Tanjung Priok itu digadang-gadang bahkan jauh lebih kuat dibanding Ridwan Kamil karena merupakan asli anak Jakarta. Selain wakil ketua Komisi III DPR, Sahroni juga menjabat bendahara umum Nasdem.

Kemudian, Wibi Andrino merupakan kader Partai Nasdem yang cukup berprestasi dan digemari milenial. Pada Sabtu (16/3/2024), ia baru didapuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem DKI Jakarta, naik dari jabatan sebelumnya sebagai sekretaris.

Keponakan Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh tersebut saat ini juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI. Dia sudah dua periode menjadi anggota DPRD DKI, yaitu 2019-2024 dan 2024-2029.

Baca: Kalah Bersaing, Mulyanto Ahli Nuklir PKS Gagal Lolos ke Senayan

Lalu, nama Okky Asokawati sebagai representasi calon pemimpin perempuan. Okky merupakan anggota Komisi IX DPR RI periode 2009-2014 dan 2014-2019. Selain dikenal sebagai politikus, Okky juga merupakan model, pemeran, dan pembawa acara.  

"Dari Nasdem, kita belum melakukan penjaringan, tapi dari bawah nama-nama yang muncul itu, dimana-mana itu, Sahroni disebut namanya, Okky juga sebagai tokoh perempuan, lalu Wibi bahkan ada datang penggemar Wibi ke sini (Nasdem Tower), milenial, (yang berujar) 'kami mau' ya kita catat saja," ujar Hermawi.

Saat disinggung nama Anies, Hermawi menegaskan, pihaknya masih menunggu hasil pengumuman Pilpres 2024 yang dijadwalkan paling lambat pada 20 Maret 2024. Dia tidak mau berandai-andai dahulu mengenai langkah alternatif jika Anies kalah pada Pilpres 2024.

Baca: Beri Selamat Kemenangan ke Prabowo, Ainun Kawal Pemilu Dirisak Warganet

"Belum ada kepastian, kita menunggu rekapitulasi. Mana tahu dia menang jadi presiden," kata Hermawi yang menggantikan Johnny G Plate.

Partai Koalisi Perubahan yang terdiri Nasdem, PKB, PKS melakukan pertemuan membahas soal Pilkada DKI di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat pada Jumat (16/3/2024). Selain Hermawi, pertemuan itu dihadiri Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Khoirudin, serta Wibi Andrino.

Pertemuan itu semakin mengonfirmasi bahwa Koalisi Perubahan memang melebarkan sayap untuk melanjutkan koalisi menyambut Pilgub DKI pada 27 November 2024. Dalam pertemuan itu, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Khoirudin menyampaikan bahwa Anies Baswedan sangat memungkinkan untuk dijagokan lagi dalam Pilgub DKI jika kalah di Pilpres 2024.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement