Senin 04 Mar 2024 10:03 WIB

Liburan ke Timur Indonesia, Berikut Kalender Wisata 2024 di Maluku

Dengan Kalender Wisata 2024 ini, pariwisata Maluku diharapkan makin dikenal.

Foto udara perahu nelayan berlabuh di Pantai Santai di Kota Ambon, Provinsi Maluku, Sabtu (29/10/2022). Pantai Santai adalah salah satu potensi wisata alam di bagian selatan Kota Ambon yang belum dikembangkan secara optimal dan kini baru dikelola oleh warga setempat.
Foto: ANTARA/FB Anggoro
Foto udara perahu nelayan berlabuh di Pantai Santai di Kota Ambon, Provinsi Maluku, Sabtu (29/10/2022). Pantai Santai adalah salah satu potensi wisata alam di bagian selatan Kota Ambon yang belum dikembangkan secara optimal dan kini baru dikelola oleh warga setempat.

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Maluku meluncurkan Kalender Wisata 2024 berisi sebanyak 25 agenda/acara di The Natsepa Resort Ambon, Ahad (3/3/2024). Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Achmad Jais Ely menyatakan peluncuran kalender wisata 2024 yang diagendakan setiap tahun ini merupakan agenda untuk memperkenalkan Maluku dengan segala potensi kekayaan alam serta beragam atraksi seni dan budaya.

“Ini sebagai kekuatan dan nilai tawar kepada dunia kepariwisataan khususnya wisatawan untuk berkunjung ke Maluku karena kekayaan alam dan budaya dari 11 kabupaten/kota yang kita punya,” kata Jais Ely di Ambon, Ahad. Menurutnya, Kalender Wisata 2024 ini menjadi semangat bagi pemerintah daerah untuk lebih fokus dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke Maluku.

Baca Juga

“Kami perlu meningkatkan kolaborasi antar Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota untuk mempromosikan Maluku melalui seluruh media,” ujarnya. Sebanyak 25 acara itu yakni, pada Februari, Festival Al-fatah, buka Sasi Adat Laut Desa Rutong, April hingga Desember Rabu-Rabu Market di Ambon, Pukul Sapu Mamala Morela 7 Syawal pada April, Festival Pattimura Saparua bulan Mei, Festival Lawapipi Hila Idul Adha dan Festival Abdau Tulehu Idul Adha pada Juni, Putri Pariwisata 2024 dan Ngilngof Fiesta Kei Island di Juli.

Kemudian pada Agustus ada Festival Teluk Tifu Bursel, Festival Budaya Maluku dan Festival Gumumae SBT, September ada Molucca Jukulele Day, Festival Endit Sakmas Malra, Letuan Paradise Fiesta Malra, Sail Darwin~Saumlaki dan Festival Yail Vat Marlean Malra.

Lalu ada Festival Teluk Un Malra, Festival van karkurat Malra, Festival Meti, Festival Tali Koor KKT dan Amboina International Music Festival di Oktober. Festival Pamahanunusa, Banda Neira Festival dan Badendang Jukulele pada November.

Ia berharap dengan diluncurkan Kalender Wisata 2024 ini, pariwisata Maluku makin dikenal hingga ke kancah nasional. “Harapan kami dengan diluncurkan kalender wisata tahun 2024 ini, wisata Maluku makin lebih dikenal,” harap Jais.

 

 

sumber : antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement