Kamis 08 Jun 2023 05:33 WIB

Desa Wisata Daya Tarik Pelancong Berdatangan

Desa wisata di Ambon terus dikembangkan pemerintah daerah setempat.

Ilustrasi desa wisata.
Foto: Antara/Wahdi Septiawan
Ilustrasi desa wisata.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Dua desa mandiri di Kota Ambon yakniPokadi Kecamatan Teluk Ambon dan Galaladi Kecamatan Sirimau, ditetapkan menjadi percontohan Desa Wisata di Kota Ambon.

"Tahun 2023 ada dua desa yakni Poka dan Galala akan menjadi percontohan Desa Wisata bagi desa dan negeri lain di Kota Ambon," kata Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena di Ambon, Rabu (7/6/2023).

Baca Juga

Desa Poka katanya, ditetapkan sebagai desa cerdas perikanan yang telah diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait rencana pembangunan desa perikanan cerdas di Kota Ambon.

MOU yang dilakukan guna proses pembibitan, pendadaran, hingga pengolahan komoditas-komoditas unggulan seperti lobster, ikan kuwe, ikan kakap putih, dan ikan kerapu.

"Seluruh upaya dilakukan pemerintah Kota Ambon dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat terutama di dua desa tersebut," ujarnya.

Sementara itu Desa Galala akan terintegrasi dengan desa Poka sebagai pusat kuliner makanan khas Ambon dan desa atraksi budaya.

"Jadi pusat perikanan akan ada di Poka dan hasilnya akan diolah di Desa Galala sebagai pusat kuliner dan atraksi budaya, sehingga ketika ada wisatawan yang datang ke Ambon akan diarahkan untuk melihat komoditas unggulan perikanan dan menikmati kuliner serta atraksi budaya di ke dua desa tersebut," katanya.

Menurutnya Desa Poka dan Desa Galala sendiri memiliki lokasi yang strategis yakni terbentang melewati Jembatan Merah Putih (JMP) dan terletak di dalam kawasan Teluk Ambon, serta hasil laut yang bernilai ekonomis tinggi.

Desa Galala terkenal sebagai pusat penjualan ikan asar atau asap yang lezat dan kerap menjadi oleh-oleh para wisatawan, Desa ini mempunyai transportasi tradisional berupa perahu yang dikemudikan oleh warga untuk menyeberangi teluk Ambon yakni ke Desa Poka.

Bodewin berharap, dua desa tersebut dapat menjadi contoh bagi desa dan negeri lainnya di Kota Ambon untuk meningkatkan potensi dan pendapatan desa.

"Kita menargetkan ke depan akan ada 14 desa wisata di Kota Ambon yang dapat dikembangkan sehingga memberikan peningkatan pendapatan bagi desa," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement