Ahad 24 Sep 2023 20:39 WIB

Peneliti BRIN Jelaskan Mengapa Capres Ini Paling Disukai Pemilih Perempuan

Ada tiga karakteristik pemilih perempuan dijabarkan oleh Siti Zuhro.

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro.
Foto: Republika/Mimi Kartika
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peneliti senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro, menilai aura dan ekspresi yang ditampilkan bakal calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo membuat pemilih perempuan lebih condong memilih mantan gubernur Jawa Tengah tersebut. Ia pun menjelaskan beberapa karakteristik pemilih perempuan.

"Mengapa Ganjar disukai banyak perempuan, mungkin karena aura yang dimunculkan dan ekspresi yang ditampilkan menimbulkan rasa simpati sehingga mereka menyukai," kata Siti dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Ahad (24/9/2023).

Baca Juga

Dia mengatakan, keterpilihan tersebut dapat dinilai dari karakter pemilih perempuan dalam melihat sosok dan penampilan bakal capres. "Kedua, karakter (pemilih perempuan), apakah capres sosok yang baik, cool, dan asyik untuk disapa dan diajak bicara," ujarnya.

Karakteristik ketiga, lanjut dia, pemilih perempuan memiliki empati yang tinggi, sehingga memilih bakal capres yang mau memahami, memperhatikan, dan melindungi kaum perempuan. Sebab, kata dia dia, fitrah perempuan itu lembut, keibuan dan perhatian terhadap sesama dan sekitarnya.

"Secara umum, perempuan menyukai sosok laki-laki yang penuh perhatian, baik hati, cool, dan mau memahami," tuturnya.

Untuk itu, Siti menyebut capres laki-laki yang berkontestasi pada pilpres maka sosok kebapakannya akan disorot. "Seperti apa keluarganya, harmonis-kah, penuh rasa sayangkah ke istri dan anaknya," ujarnya.

Hal tersebut, kata dia, sebagaimana mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat berkontestasi pada Pemilu 2004, di mana ia menjadi capres yang termasuk di idolakan dan dipilih oleh kaum ibu-ibu. "Karena pada dasarnya, perempuan ternyata tidak memilih calon perempuan. Data empirik ini ditunjukkan dari pengalaman pemilu selama ini yaitu calon perempuan belum tentu dipilih oleh pemilih perempuan," ucap dia.

Berdasarkan Survei Litbang Kompas pada 27 Juli hingga 7 Agustus 2023 disebutkan bahwa pemilih perempuan berpotensi lebih banyak memberikan dukungan ke Ganjar Pranowo, disusul Prabowo Subianto, lalu Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Di kalangan perempuan yang sudah memastikan pilihannya, tercatat Ganjar Pranowo meraih elektabilitas sebesar 36,6 persen, lalu Prabowo meraih elektabilitas sebesar 30,5 persen, dan Anies Baswedan meraih elektabilitas sebesar 23,2 persen. Sementara 9,7 persen responden lainnya tidak menjawab.

Survei Litbang Kompas tersebut dilakukan dengan melibatkan 1.364 responden di 38 provinsi. Responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat dengan margin of error sekitar 2,65 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement