Jumat 11 Aug 2023 11:40 WIB

Grab Apresiasi Polisi Cepat Tangkap Driver Pemerkosa Turis Brasil di Bali

Penangkapan tersangka WD di Pasuruan juga dibantu manajemen tempat tersangka bekerja.

Rep: Erik PP/Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Armada GrabCar di Seminyak, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.
Foto: Dok Grab
Armada GrabCar di Seminyak, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian sudah meringkus pengemudi GrabCar berinisial WD di Pasuruan, Jawa Timur pada Selasa (8/8/2023) malam WIB. Hal itu lantaran WD memerkosa penumpang yang merupakan warga negara Brasil berinisial GWL di Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada Ahad (6/8/2023).

Chief Communications Officer Grab Indonesia, Mayang Schreiber, pun memuji respons cepat jajaran kepolisian, khususnya Polrestabes Denpasar dan Polda Bali yang meringkus tersangka. "Sejak awal kasus Grab Indonesia telah intensif mendampingi korban maupun melakukan koordinasi dengan kepolisian guna meringkus tersangka WD," ujar Mayang dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (11/8/2023).

Kasus pemerkosaan yang menyasar turis mendapat sorotan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Bintang Puspayoga. Bintang pun menganggap, penyedia layanan transportasi daring ikut bergerak cepat mengambil inisiatif melakukan penanganan terhadap laporan kasus pemerkosaan itu.

"Seluruh penyedia layanan transportasi berbasis online juga perlu melengkapi operasional layanannya dengan layanan dan kecakapan penanganan hukum utamanya dalam hal menerima pengaduan dan pendampingan (korban)," kata Bintang dalam keterangan resminya ke media.

 

Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan menjelaskan, pengejaran WD dilakukan oleh tim yang langsung dibentuk Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas bekerja sama dengan jajaran Polres Pasuruan. "Bahwa penangkapan tersangka WD juga ikut dibantu oleh manajemen tempat tersangka bekerja sebagai pengemudi taksi online," ucap Jansen.

Adapun kronologi peristiwa itu bermula ketika WD menerima orderan dari GWL untuk mengantarkan dari Puri Kelapa Quest By Bukit Villa menuju ke Villa ASRI Jimbaran.

Korban dan tersangka selama di jalan saling berbincang hingga GWL tidak sadar, orderan dibatalkan sepihak.

Kemudian, WD memilih rute perjalanan berbeda. Saat hendak putar balik, tersangka justru memanfaatkan situasi dan kondisi untuk memperkosa korban. Pelaku berhenti di lahan kosong, kemudian menghantam dan merudapaksa korban.

GWL kemudian melaporkan kejadian kepada pihak Grab. Lalu, manajemen Grab langsung menyiagakan personel khusus untuk membantu komunikasi dan perlindungan keselamatan GWL. "Tim Satuan Tugas (Satgas) Grab pun dikerahkan untuk melacak langsung keberadaan mitra pengemudi dimaksud, hingga akhirnya ditangkap kepolisian," kata Mayang.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement