Kamis 20 Apr 2023 21:22 WIB

Polisi Bakal Hentikan Pemudik Sepeda Motor yang Bawa Bayi Karena Berisiko Tinggi

Polisi akan mencarikan kendaraan agar pemudik dan bayinya bisa mudik dengan aman.

Rep: Ali Mansur/ Red: Agus raharjo
Pemudik motor melintas di jalan Pamanukan, Jawa Barat, Rabu (19/4/2023). Arus mudik dengan menggunakan sepeda motor terpantau ramai lancar di jalur Pantura arah Cirebon.
Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Pemudik motor melintas di jalan Pamanukan, Jawa Barat, Rabu (19/4/2023). Arus mudik dengan menggunakan sepeda motor terpantau ramai lancar di jalur Pantura arah Cirebon.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto menginstruksikan kepada anggotanya untuk menghentikan pemudik sepeda motor yang membawa bayi. Hal itu sebagai antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Mengingat berkendara jarak jauh dengan sepeda motor sangat berisiko tinggi terutama bagi sang bayi. “Berikan kenyamanan kepada anak kecil yang ada. Tapi kalau (bawa) bayi, ya mau nggak mau ya kita paksa untuk berhenti. Kalau perlu kita carikan untuk kendaraan,” ujar Irjen Karyoto saat melakukan kunjungan dan peninjauan di pos pelayanan Polres Metro Bekasi di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Kamis (20/4/2023).

Baca Juga

Menurut Irjen Karyoto, berdasarkan kejadian pada di tahun-tahun sebelumnya, pemudik yang membawa bayi yang berujung efek tidak baik. Menurutnya, bagaimanapun juga daya tahan tubuh anak kecil apalagi masih bayi sangat rentan. Apalagi perjalanan mudik yang ditempuh orang tuanya sangat jauh.

“Karena pengalaman tahun yang lalu, pernah ada di peluk erat-erat takutnya masuk angin, malah menimbulkan efek yang tidak baik terhadap bayi itu,” kata Irjen Karyoto.

Namun demikian, Irjen Karyoto mengatakan, pihaknya tidak bisa melarang pemudik untuk tidak mudik menggunakan sepeda motor. Namun tetap pihaknya terus memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak mudik menggunakan sepeda motor. Dia juga mengimbau kepada pemudik untuk menjaga kondisi kesehatannya saat berkendara.

“Kalau capek silakan istirahat, jngan paksakan. Kalau sudah dua jam beristirahatlah, manfaatkan pos-pos seperti ini, di Polres Bekasi aja yang sudah ada empat pos, ini sangat membantu,” tutur Irjen Karyoto.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement