REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manchester United (MU) membawa pulang tiga poin dari markas Crystal Palace, Selhurst Park, London. MU menang 2–1 dalam lanjutan Liga Primer Inggris yang berlangsung menarik dan sarat peluang di kedua sisi lapangan.
Hasil ini menempatkan MU di posisi keenam klasemen Liga Primer Inggris dengan nilai 21, terpaut delapan poin dari Arsenal di puncak. Sementara Palace tepat di bawah MU dengan poin 20.
Pertandingan baru berjalan satu menit, United langsung mengancam. Lemparan ke dalam memicu kemelut di depan gawang Palace, dan Casemiro mendapat peluang pertama yang memaksa Dean Henderson melakukan penyelamatan refleks. Kiper Palace itu kembali tampil menentukan pada menit kelima dengan menepis peluang Casemiro lainnya, menjaga gawang tuan rumah tetap aman.
Palace kemudian meningkatkan tekanan. Pada menit kedelapan, Jean-Philippe Mateta memanfaatkan ruang di sisi kiri pertahanan MU dan melewati Matthijs de Ligt sebelum melepaskan tembakan yang hanya mengenai jaring samping. Striker Prancis itu kembali mendapat kesempatan emas pada menit ke-16 setelah memenangi duel fisik dengan Leny Yoro, tapi gagal menaklukkan kiper Senne Lammens.
Gol yang ditunggu Palace akhirnya datang dari titik putih pada menit ke-33. Mateta memenangkan penalti setelah Yoro melakukan pelanggaran terhadapnya.
Mateta dengan percaya diri mengarahkan bola ke gawang. Namun VAR menemukan sentuhan ganda saat eksekusi, sehingga gol dianulir dan penalti diulang. Pada percobaan kedua pada menit ke-36, Mateta berhasil menaklukkan Lammens, membawa Palace unggul 1–0.