Rabu 02 Apr 2025 08:58 WIB

Trump Tantang Obama di Pilpres 2028, Mungkin atau Tidak?

Presiden AS tidak boleh menjabat untuk periode ketiga.

Presiden AS Donald Trump.
Foto: AP Photo/Alex Brandon
Presiden AS Donald Trump.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Senin (31/3) menyatakan ingin bertarung melawan mantan Presiden Barack Obama dalam pemilihan presiden 2028 untuk masa jabatan ketiga. Meskipun hal tersebut dilarang konstitusi.

"Saya ingin sekali (lawan Obama). Itu akan menjadi pertarungan yang bagus. Saya menyukainya," ujar Trump kepada wartawan di ruang Oval, Gedung Putih, saat ditanya tentang kemungkinan skenario tersebut.

Baca Juga

"Tidak ada orang yang meminta saya untuk mencalonkan diri. Saya belum pernah mempertimbangkan (maju). Mereka mengatakan ada cara untuk melakukannya, tetapi saya tidak tahu tentang itu, dan saya belum menelusurinya. Saya ingin melakukan pekerjaan yang luar biasa. Kami masih punya empat tahun... Masih mendekati empat tahun," katanya menekankan.

Amandemen ke-22 Konstitusi AS menetapkan bahwa seseorang tidak dapat terpilih sebagai presiden lebih dari dua kali, baik secara berturut-turut maupun tidak.

Saat ini, Trump sedang menjalani masa jabatan keduanya, yang membuat beberapa sekutunya berspekulasi soal cara kembali berkuasa.

Mengamandemen konstitusi untuk menghapus larangan dalam Amandemen ke-22 hampir mustahil dilakukan. Ini mengingat persyaratan mayoritas dua pertiga suara di kedua kamar Kongres serta ratifikasi oleh tiga perempat negara bagian.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement