Sabtu 29 Mar 2025 14:29 WIB

Sepanjang 2024, Lembaga Filantropi Entaskan 1,3 Juta Jiwa dari Kemiskinan

Lembaga filantropi berperan mengentaskan kemiskinan.

Rep: Muhyiddin/ Red: Erdy Nasrul
Kemiskinan, ilustrasi
Foto: Republika
Kemiskinan, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam empat tahun terakhir, rata-rata penerima manfaat secara nasional mencapai 32,7 juta jiwa di setiap tahunnya.

Ketua Baznas RI, Prof Noor Achmad melaporkan, pada 2024 lalu 1,3 juta jiwa di antaranya telah berhasil terentaskan dari kemiskinan. Hal ini sejalan dengan jumlah ZIS yang disalurkan Baznas terus mengalami peningkatan.

Baca Juga

Hal ini disampaikan Noor dalam acara pelaksanaan Zakat Istana di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/3/2025). Acara tersebut dihadiri Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

Noor menjelaskan, penyaluran dana ZIS menyasar kepada delapan asnaf dengan fokus lima bidang, mencakup bidang ekonomi, sosial kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan dakwah.

"Total dana zakat yang telah disalurkan selama empat tahun juga mengalami peningkatan. Pada 2021, jumlah penyaluran zakat sebesar Rp14,04 triliun, 2022 sebesar Rp 21,6 triliun, 2023 sebesar Rp 31,2 triliun, dan 2024 sebesar Rp 39,5 triliun," ujar Kiai Noor dalam keterangan pers yang diterima //Republika.co.id//, Jumat (28/3/2025).

Sementara, lanjut dia, penyaluran Baznas Pusat pada 2021 sebesar Rp 501 miliar, tahun 2022 sebesar Rp756 miliar, tahun 2023 sebesar Rp675 miliar dan pada 2024 sebesar Rp1,07 triliun.

Selama Ramadhan, Baznas juga menghadirkan sejumlah program seperti Paket Ramadhan Bahagia, Servis 5.000 Motor Gratis, dan bantuan bensin di berbagai titik di seluruh Indonesia, membangun 100 Rumah Layak Huni Baznas, dan Peresmian Gedung Layanan Kesehatan Gratis Dhuafa Rumah Sehat Baznas Jatinegara.

"Program Mudik Gratis bersama Baznas yang memberangkatkan sebanyak 17 bus, hampir 1000 mustahik ke 26 kota tujuan, penyediaan Posko Mudik di 40 titik yang tersebar di 10 provinsi di Indonesia yang memberikan berbagai layanan gratis bagi pemudik dhuafa seperti layanan kesehatan, dan takjil gratis," jelas dia.

Selain itu, menurut dia, Baznas juga melakukan peluncuran UMKM Gerai Z-Ifthar di Jakarta dan berbagai kota, serta dipercaya menyalurkan bantuan paket sembako dari King Salman Relief Center sebanyak 9.760 paket senilai Rp 5,9 miliar.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement