Jumat 19 Jul 2024 20:57 WIB

Piala Presiden Dimulai, Erick Thohir Sebut Jokowi Dukung Semarak Turnamen Sepak Bola

Menurut Jokowi, makin banyak kompetisi baik bagi timnas dan sepak bola Indonesia.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) mempersilakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan ibu Iriana berjalan di tribun VIP Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, dalam pembukaan turnamen sepak bola Piala Presiden 2024, Jumat (19/7/2024).
Foto: Dok PSSI
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) mempersilakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan ibu Iriana berjalan di tribun VIP Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, dalam pembukaan turnamen sepak bola Piala Presiden 2024, Jumat (19/7/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ketua Umum PSSI Erick Thohir mendukung pernyataan Presiden Joko Widodo yang menginginkan maraknya kompetisi sepak bola di Tanah Air. Jokowi mengatakan, makin banyak kompetisi dan turnamen berdampak positif bagi kemajuan timnas, iklim, dan industri sepak bola nasional.

Menurut Erick, penyelenggaraan Piala Presiden 2024 yang bergulir mulai Jumat (19/7/2024), tak hanya memanjakan para pecinta sepak bola nasional, melainkan juga menggairahkan iklim kompetisi Liga 1 menyambut musim 2024/2025 awal bulan depan.

Baca Juga

"Seperti yang dikatakan Presiden Jokowi, semakin banyak kompetisi, makin baik bagi sepak bola nasional. Turnamen Piala Presiden 2024 yang sudah enam kali digelar saya nilai positif, baik bagi pemain, klub, dan suporter. Muaranya sepak bola nasional juga akan kian menarik," ujar Erick yang mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana pada pembukaan Piala Presiden 2024 di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat.

Laga pembuka Piala Presiden 2024 mempertandingkan juara bertahan Liga 1 Persib Bandung melawan juara Liga 1 2022/2023 PSM Makassar. Maung Bandung keluar sebagai pemenang dalam laga ini.

Dalam kesempatan itu, Erick juga menyatakan terdapat beberapa terobosan pada turnamen yang menyediakan hadiah utama Rp 5 Miliar bagi sang juara.

"Ada beberapa terobosan sebagai jembatan menuju musim depan kompetisi liga. Antara lain pemain asing lebih banyak, penggunaan VAR, dan juga kami ingin pemain timnas U-21 dan U-23 yang ada di klub lebih banyak menit bermain," ujar Erick.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement