Selasa 09 Apr 2024 10:53 WIB

DPR Heran, Revitalisasi Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta Berlarut-larut

Ditutup sejak 2019, revitalisasi Terminal 1C hingga kini belum juga rampung.

Rep: Eva Rianti/ Red: Erik Purnama Putra
Petugas memeriksa tiket pesawat calon penumpang di pintu keberangkatan Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Banten, Rabu (14/8/2019).
Foto: Antara/Fauzan
Petugas memeriksa tiket pesawat calon penumpang di pintu keberangkatan Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Banten, Rabu (14/8/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi V DPR RI, Sudewo mendesak PT Angkasa Pura (AP) II dan seluruh pemangku kepentingan di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten untuk segera merampungkan proses revitalisasi Terminal 1C. Revitalisasi tertunda selama bertahun-tahun sejak penutupan pada 2019.

Sudewo mengatakan, revitalisasi tersebut tidak harus melibatkan teknis tinggi selayaknya membangun jembatan. Sehingga sudah semestinya pekerjaan itu segera dirampungkan. Dengan begitu, layanan kepada penumpang nantinya bisa lebih maksimal.

Baca: Panglima TNI Promosikan Marsda M Khairil Lubis Jadi Pangkogabwilhan II

"Revitalisasi di Terminal 1C itu mengapa bertahun-tahun tidak segera diselesaikan? Padahal itu kan pekerjaan teknis yang sederhana bukan menuntut teknologi tinggi atau sumber daya manusia yang tinggi, mestinya harus segera diselesaikan," kata Sudewo dalam keterangan tertulis di Jakarta, dikutip Selasa (9/4/2024).

Dia menyebut, operasional terminal itu dibutuhkan terutama saat meningkatnya jumlah penumpang pada saat arus mudik dan balik Lebaran 2024. Menurut Sudewo, belum rampungnya revitalisasi terminal, dampaknya menimbulkan kepadatan atau penumpukan penumpang di Terminal 2 dan 3.

"Ada peningkatan jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta ke daerah-daerah. Inilah yang penting bagi Dirjen (Perhubungan) Udara, Angkasa Pura I, Angkasa Pura II dan semuanya untuk meningkatkan pelayanan supaya penumpang bisa terlayani dengan baik dan tidak ada penumpukan," ujar Sudewo.

Baca: Pidato Perpisahan KSAU: Pemimpin Kesatria tidak Lari Saat Hadapi Masalah

Politikus Partai Gerindra itu mendesak pengelola Bandara Soekarno-Hatta tak mengundur-undur waktu untuk segera merampungkan proses revitalisasi. Dia menargetkan, proses revitalisasi dapat rampung pada akhir tahun ini.

Sudewo menekankan, Bandara Soekarno-Hatta merupakan wajah Indonesia di mata dunia yang ikut menjaga kewibawaan Tanah Air. Sehingga pekerjaan revitalisasi seharusnya bisa lekas dituntaskan. "Sudah saya tekankan supaya sampai akhir 2024 itu sudah selesai. Jadi, jangan sampai ada pekerjaan fisik, proyek yang berlarut-larut," kata Sudewo.

Adapun PT AP II melakukan penutupan Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta untuk proses revitalisasi sejak Agustus 2019 lalu. Pengembangan Terminal 1 akan dilakukan secara bertahap dimulai dari Terminal 1C, disusul kemudian Terminal 1B, dan Terminal 1A.

Baca: Panglima TNI Mutasi Dansesko TNI serta Dirjen Strahan dan Pothan Kemenhan

 

Revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan kapasitas jumlah penumpang dibandingkan saat ini. Dengan revitalisasi, Terminal 1 akan berkapasitas 18 juta penumpang dari sebelumnya 9 juta penumpang per tahun. Revitalisasi itu diketahui merupakan yang pertama kali dilakukan sejak 1985 ketika bandara beroperasi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement