Rabu 27 Mar 2024 16:43 WIB

Satu Korban Kecelakaan Truk di Gerbang Tol Halim Utama Alami Pendarahan Otak

Pelaku supir truk mebel yang ugal-ugalan di tol Halim hanya luka ringan

Truk yang diduga penyaban terjadinya kecelakaan beruntun di Gerbang Tol Halim Utama, Jakarta, Rabu (27/3/2024). Kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan itu diduga akibat supir truk yang berkendara secara ugal-ugalan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun empat orang mengalami luka serius dan telah dibawa ke rumah sakit.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Truk yang diduga penyaban terjadinya kecelakaan beruntun di Gerbang Tol Halim Utama, Jakarta, Rabu (27/3/2024). Kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan itu diduga akibat supir truk yang berkendara secara ugal-ugalan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun empat orang mengalami luka serius dan telah dibawa ke rumah sakit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satu dari empat korban kecelakaan beruntun di Gerbang Tol Halim Utama, Jakarta Timur, yang dilarikan ke Rumah Sakit UKI, Cawang, mengalami pendarahan otak.

"Satu korban mengalami luka yang cukup serius. Hasil CT Scan ada pendarahan di otak, sehingga harus mendapatkan perawatan intensif. Sekarang kondisinya cukup stabil, cuma kita terus observasi," kata Kepala Instalasi Gawat Darurat RS UKI dr. Ronaldo Sianturi di Rumah Sakit UKI Cawang, Jakarta Timur, Rabu (27/3/2024).

Korban yang mengalami luka serius itu merupakan sopir mobil pikap. Sementara tiga korban lainnya, kata dia, sudah diperbolehkan pulang dan cukup melakukan rawat jalan karena hanya mengalami luka ringan.

"Tiga orang luka minor, hanya lecet di bagian tangan, kaki, ada juga lecet di pinggang, kita lakukan CT Scan, aman," ucap Ronaldo.

Satu dari empat korban yang dilarikan ke RS UKI Cawang diduga sopir truk berusia 17 tahun yang menjadi penyebab kecelakaan. Terduga pelaku hanya mengalami luka ringan.

Kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan terjadi di Gerbang Tol Halim Utama, Jakarta Timur, Rabu pagi.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman mengatakan kecelakaan beruntun di gerbang Tol Halim Utama dari arah Bekasi didahului dengan kecelakaan pertama yang dialami truk mebel di 300 meter sebelum gerbang tol.

 

"Kami melihat beberapa CCTV yang ada, kejadian bermula dari (kecelakaan) dua kendaraan sebelum TKP kedua (di GT Halim Utama)," ujarnya.

Polisi masih akan menyelidiki detail kecelakaan yang terjadi di TKP pertama itu. Namun, setelah kecelakaan pertama tersebut, truk mebel itu memacu kendaraannya dengan kencang ke arah gerbang tol.

Padahal sebelum pintu tol, sudah ada antrean kendaraan di gerbang tol tersebut. "Sehingga dia menerobos dan mendorong kendaraan pikap sampai terlempar ke gardu lima," ujar Latif.

Polisi akan mendalami penyebab sopir truk terus melaju kendaraannya dengan kencang setelah mengalami kecelakaan yang pertama.

Pihak kepolisian dari Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya dan Satlantas Polres Metro Jakarta Timur pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) usai kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan di gerbang Tol Halim Utama, Jakarta Timur, Rabu.

Polisi menandai beberapa titik kecelakaan sesuai dengan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang ada di gerbang Tol Halim tersebut dengan menggunakan cat semprot berwarna putih.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement