Selasa 05 Mar 2024 05:37 WIB

Kapolda Jatim: 10 Personel Terluka Akibat Ledakan di Detasemen Gegana

Saya pastikan tidak ada korban meninggal, jadi hanya 10 korban luka-luka.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Polisi bersiaga setelah terjadi ledakan di Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim, Jalan Gresik, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (4/3/2024).
Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Polisi bersiaga setelah terjadi ledakan di Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim, Jalan Gresik, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (4/3/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim), Irjen Imam Sugianto menyebutkan, ledakan di Kantor Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim di Kota Surabaya, Senin (4/3/2024) siang WIB, menyebabkan 10 personel kepolisian terluka.

 

"Saya pastikan tidak ada korban meninggal, jadi hanya 10 korban luka-luka," kata Imam kepada wartawan setelah meninjau lokasi kejadian ledakan, Senin sore WIB. Dia menjelaskan, para korban mengalami luka lantaran terkena serpihan kaca bangunan imbas ledakan tersebut.

 

 

Pasalnya, saat ledakan terjadi para petugas sedang melaksanakan kegiatan latihan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascaledakan di ruangan yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi ledakan utama. Adapun lokasi ledakan di gudang penyimpanan bahan peledak.

Imam memastikan, seluruh personel kepolisian yang menjadi korban ledakan pagi tadi sudah mendapatkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan milik kepolisian.

"Alhamdulillah sudah ditangani Rumah Sakit Bhayangkara dan tidak ada yang serius. Kami inapkan agar kondisinya bisa dilakukan observasi," ujarnya.

Sementara itu, menurut Imam, persentase kerusakan di Kantor Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim masih dilakukan verifikasi. Termasuk, kata dia, pada bagian bangunan yang ada di sekitaran lokasi kejadian.

 

"Salah satunya kantor kecamatan, kantor kodim, termasuk kaca di detasemen pecah karena efek getaran yang kuat. Kami sedang melakukan pendataan," tutur Imam.

 

Tak hanya itu, pihaknya juga siap membantu warga setempat apabila rumahnya mengalami kerusakan dampak kejadian tersebut. "Kalau ada rumah yang terdampak akan kami komunikasikan dan kami perbaiki kembali," ucapnya.

 

Sebelumnya, warga di sekitar Jalan Gresik, Kota Surabaya digegerkan dengan bunyi ledakan yang berasal dari Kantor Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim. Setelah ditelusuri, ternyata sumber ledakan dari gudang bahan peledak.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement