Selasa 26 Dec 2023 21:43 WIB

Misteri Hilangnya Penyelam di Niaso Jambi Akhirnya Terpecahkan

Penyelam tradisional ini tengah mencari besi.

Jenazah (ilustrasi).
Foto: Antara/ca
Jenazah (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Tim SAR gabungan menemukan seorang penyelam tradisional yang mencari besi di dasar Sungai Batanghari dalam kondisi meninggal dunia sekitar 10 meter dari lokasi kejadian di Desa Niaso, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

“Memasuki hari ketiga pencarian korban tenggelam atas nama Piter (30), tim SAR gabungan yang terdiri atas personel SAR Jambi, Polairud, TNI, KPLP, Damkar, serta warga sekitar akhirnya menemukan jasad korban yang mengapung di dekat lokasi kejadian di Sungai Batanghari,” kata Humas Basarnas Jambi Luthfi, di Jambi, Selasa (26/12/2023). 

Baca Juga

Tim gabungan awalnya melakukan pencarian sejauh kurang lebih 10 kilometer dari lokasi kejadian di Desa Niaso, Kecamatan Muarosebo, Kabupaten Muaro Jambi dengan menggunakan kapal.

Namun, pada Selasa pukul 12.20 WIB jasad korban atas nama Piter ditemukan mengambang tidak jauh dari lokasi kejadian, kemudian jasad korban langsung dievakuasi personel Basarnas ke rumah korban yang berada di tepi sungai tepatnya di dekat Jembatan Gentala Arasy dengan menggunakan kapal KN SAR 414.

“Setelah korban dievakuasi ke rumah duka, tim SAR gabungan kembali ke kesatuan masing-masing dan Basarnas mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian serta evakuasi yang berjalan dengan lancar,” kata Luthfi.

Tim Basarnas Jambi sudah tiga hari melakukan pencarian terhadap korban yang hilang saat menyelam menggunakan alat tradisional mencari besi di aliran Sungai Batanghari, di Desa Niaso Kecamatan Muarosebo, Kabupaten Muaro Jambi. Korban atas nama Piter tenggelam saat mencari besi di Sungai Batanghari pada Ahad (24/12/2023) dengan menggunakan alat selam tradisional.

Informasi kejadian hilangnya penyelam tradisional saat mencari besi di Sungai Batanghari diterima kantor SAR dari Polsek Pelayangan bahwa telah terjadi kondisi membahayakan seorang yang hilang saat mencari besi dengan cara menyelam gunakan peralatan sederhana.

Kejadian tenggelamnya penyelam tradisional di Desa Niaso, Kabupaten Muaro Jambi pada Ahad (24/12/2023) sekitar pukul 18.00 WIB dan setelah menerima laporan itu kantor Basarnas Jambi menurunkan tim ke tempat kejadian untuk melakukan operasi SAR.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement