Ahad 17 Dec 2023 17:55 WIB

Rumah Ketua GP Ansor Lampung Dilempar Molotov, Polisi Buru Pelaku

Aksi peneror tersebut sempat terekam pada kamera tersembunyi (CCTV).

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Agus Yulianto
Bom molotov, ilustrasi
Bom molotov, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG --  Rumah Ketua GP Ansor Lampung yang juga Wakil Ketua PWNU Lampung Hidir Ibrahim dilempar bom molotov pada Sabtu (16/12/2023). Keluarga minta polisi segera memburu dan menangkap pelaku peneror pemilik rumah tersebut.

Menurut Sarhani, anggota keluarga dari Hidir Ibrahim, kejadian pelemparan bom molotov di rumah keluarganya tersebut membuat rasa khawatir keselamatan pemilik rumah. Selain itu, adanya bom jenis molotov di rumah tersebut menambah trauma keluarga.

“Kami keluarga minta polisi memburu pelaku peneror rumah keluarga kami,” kata Sarhani dalam keterangan persnya, Ahad (17/12/2023).

Rumah Ketua GP Ansor Lampung, yang juga Wakil Ketua PWNU Lampung Hidir Ibrahim dilempar bom molotov oleh orang tidak dikenal pada Sabtu pagi. Aksi peneror tersebut sempat terekam pada kamera tersembunyi (CCTV).

Dalam tayangan video yang beredar di media sosial, bom tersebut dilempar orang menggunakan motor namun tersangkut di pagar rumah dan terbakar.

Bom molotov tersebut tersangkut di lampu pagar rumah dan meledak di tempat. Kejadian depan rumah Hidir Ibrahim Jl Raden Gunawan 2 RT 9 Kelurahan Rajabasa Pemuka, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung tersebut membuat masyarakat setempat kaget dan melihat kejadian tersebut sebelum shalat Subuh.

Menurut Ita, warga setempat, kejadian tersebut saat warga sedang tertidur senyap sebelum shalat Subuh. Berdasarkan keterangan RT, jumlah pelaku peneror dua orang berboncengan motor. Mereka lewat depan rumah korban dan melempar botol, namun mengenai lampu pagar rumah.

Kapolsek kedaton Kompol Try Maradona membenarkan kejadian pelemparan sejenis bom molotov ke rumah Hidir Ibrahim. Dia mengatakan RT setempat telah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Bandar Lampung.

“Polisi sedang menyelidiki kasus tersebut setelah melakukan olah tempat kejadian perkara,” kata Kompol Try Maradona.

Dia belum bisa memastikan motif pelaku peneror rumah Ketua GP Ansor Lampung yang juga Wakil Ketua PWNU Lampung Hidir Ibrahim melempar bom molotov ke rumahnya, apalagi sekarang masa kampanye pemilu 2024 ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement