Sabtu 25 Nov 2023 10:06 WIB

Aktris Nanie Darham Meninggal Usai Sedot Lemak, Polisi Periksa Dokter Hingga Perawat

Nanie diduga menjadi korban malapraktik klinik kecantikan di kawasan Cipete, Jaksel.

Rep: Ali Mansur/ Red: Erik Purnama Putra
Tersangka aktris Nanie Darham terjerat kasus narkotika di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).
Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Tersangka aktris Nanie Darham terjerat kasus narkotika di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polres Metro Jakarta Selatan (Polrestro Jaksel) menyelidiki kasus kematian aktris Nanie Darham yang diduga menjadi malapraktik operasi sedot lemak di sebuah klinik kecantikan di Cipete, Jaksel. Pemain layar lebar tersebut dikabarkan mengembuskan nafas terakhirnya pada saat menjalani operasi sedot lemak.

"Kami sedang melaksanakan penanganan terhadap laporan polisi tanggal 22 Oktober terkait adanya dugaan malapraktik dengan korban Saudari NA," ujar Wakasat Reskrim Polrestro Jaksel, Kompol Henrikus Yossi kepada awak media di Jakarta, Sabtu (25/11/2023).

Baca Juga

Adapun peristiwa nahas itu bermula pada saat Nanie Darham bersama temannya datang ke klinik kecantikan untuk menjalani operasi sedot lemak pada Sabtu (21/10/2023) sore WIB. Pada saat menjalani operasi, sambung dia, kondisi korban tidak stabil dan harus dilarikan ke rumah sakit di kawasan Barito, Jaksel.

"Dalam proses operasi, kemudian terjadi informasi bahwa kondisi korban dalam kondisi yang tidak stabil," ungkap Yossi.

Setibanya di rumah sakit, korban langsung dilarikan ke instalasi gawat darurat (IGD). Dokter yang berjaga di rumah sakit menyatakan korban sudah meninggal. Atas peristiwa itu, keluarga korban lantas membuat laporan ke polisi pada Senin (22/10/2023).

Keluarga korban menduga adanya tindak malapraktik dari dokter yang menangani operasi. "Atas peristiwa tersebut, pihak keluarga kemudian membuat laporan terkait dengan dugaan malpraktik yang dialami oleh korban," kata Yossi.

Menurut Yossi, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 11 saksi terkait kematian Nanie. Para saksi terdiri dokter, perawat, bagian pendaftaran operasi dan keluarga. Pihaknya juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyita dokumen terkait prosedur operasi dan lainnya.

"Tiga saksi di antaranya merupakan dokter berinisial D, M dan Y yang melakukan operasi sedot lemak," terang Yossi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement