Selasa 07 Nov 2023 13:28 WIB

'The God Father' John Kei Punya Pengaruh Kuat dan HP di LP Super Ketat Nusakambangan?

Polisi menemukan jejak komunikasi salah satu anggota Nus Kei dengan John Kei.

Rep: Ali Mansur/Antara/ Red: Teguh Firmansyah
 John Refra alias John Kei (tengah) saat pelimpahan tahap dua tersangka dan barang bukti di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/10/2020).
Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
John Refra alias John Kei (tengah) saat pelimpahan tahap dua tersangka dan barang bukti di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/10/2020).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada yang menarik dari perseteruan antara John Kei dan Nus Kei baru-baru. Dari keterangan polisi terungkap bahwa ada anggota kelompok Nus Kei yang sempat menghubungi John Kei sebelum terjadi insiden penyerangan belum lama ini.  

Padahal John Kei saat ini sedang menjalani masa tahanan di LP Nusakambangan. John Kei divonis bersalah pada 2021 lalu atas penyerangan terhadap kediaman Nus Kei di Green Lake City. Ia terlibat dalam pembunuhan anak buah Nus Kei pada waktu yang tak jauh berbeda. 

Baca Juga

John Kei divonis 15 tahun penjara. Upaya bandingnya gagal baik di tingkat Pengadilan Tinggi maupun Mahkamah Agung. 

Lantas bagaimana kelompok Nus Kei bisa mengontak John Kei? Jika benar ada komunikasi tersebut, maka kuat dugaan John Kei memiliki alat komunikasi di dalam penjara super ketat itu. 

"Kita temukan jejak digitalnya dan kami akan konfirmasi dan apabila perlu kami akan ke Nusakambangan untuk memeriksa (John Kei)," ujar  Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/11/2023).

 

John Kei bukan kali pertama masuk penjara Nusakambangan. Cerita yang ikonik adalah saat John Kei menjalani eksekusi penahanan di Nusakambangan. 

Pada 2 Maret 2014, John Kei bersama puluhan napi lainnya tiba di tempat penyeberangan menuju Nusakambangan sekitar pukul 12.05 WIB, dengan menumpang empat kendaraan Transpas, tiga di antaranya berupa bus dan satu unit lainnya berupa minibus Suzuki Elf.

Mereka dikawal sejumlah mobil yang ditumpangi petugas dari Rumah Tahanan Negara Salemba dan Lembaga Pemasyarakatan Cipinang serta personel Brimob Polda Metro Jaya bersenjata laras panjang.

Setelah menunggu selama 12 menit, John Kei bersama napi lainnya diturunkan dari mobil Transpas dan diminta berjalan jongkok menuju Kapal Pengayoman IV yang akan menyeberangkan mereka menuju Dermaga Sodong di Pulau Nusakambangan.

Setiap kelompok napi terdiri lima orang dengan kondisi tangan antarnapi dirantai. Kendati demikian, John Kei yang mengenakan kaos warna oranye dan celana jin warna abu-abu tidak mau berjalan jongkok seperti napi lain.

Motif balas dendam

Sementara itu, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkapkan motif konflik antara kelompok John Kei dengan Nus Kei baru-baru ini adalah imbas karena dendam konflik di Maluku. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement