Selasa 10 Oct 2023 12:51 WIB

Bencana Meluas, 38 dari 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Terdampak Kekeringan

BPBD Kabupaten Bogor telah menyalurkan bantuan air bersih 4,2 juta liter ke warga.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Erik Purnama Putra
Warga Kampung Pabuaran, Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor mengantre mengambil air bersih yang didistribusikan Pemerintah Desa Ciampea, Selasa (12/9/2023).
Foto: Republika/ Shabrina Zakaria
Warga Kampung Pabuaran, Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor mengantre mengambil air bersih yang didistribusikan Pemerintah Desa Ciampea, Selasa (12/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kekeringan di wilayah Kabupaten Bogor terus meluas sejak Mei hingga Oktober 2023. Dari 40 kecamatan, 38 di antaranya terdata telah terdampak kekeringan dengan jumlah warga mencapai 441.798 jiwa.

"Total ada 128.171 kepala keluarga (KK) dengan 441.798 jiwa yang terdampak kekeringan," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/10/2023).

 

Adam menyebutkan, jumlah warga terdampak kekeringan tersebar di 38 kecamatan baik dari wilayah timur, barat, utara, hingga selatan Kabupaten Bogor. Wilayah yang terdampak, mencakup Tenjo, Jasinga, Sukajaya, Nanggung, Leuwisadeng, Cibungbulang, Citeureup, Jonggol, dan Babakan Madang.

 

Kemudian, Sukamakmur, Tanjungsari, Cigombong, Cisarua, Cijeruk, Ciseeng, Rancabungur, Ciampea, Cariu, Sukaraja, Pamijahan, Megamendung, Cibinong, Gunungputri, Rumpin, Tenjolaya, Leuwiliang, Cigudeg, Gunung Sindur, Ciawi, Tamansari, Parung, Sukajaya, Klapanunggal, dan Dramaga.

Kecamatan Kemang, Bojonggede, Cigombong, dan Parung Panjang, juga terdampak kekeringan. "Tersisa dua kecamatan yang belum terdampak Cileungsi dan Tajurhalang," kata Adam.

Menurut dia, BPBD Kabupaten Bogor telah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga sebanyak 4,213 juta liter ke wilayah terdampak. Penyaluran itu dibantu oleh beberapa pihak, seperti Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten, PMI, PDAM, dan lainnya.

Air yang disalurkan untuk para warga, kata Adam, jumlahnya bervariasi. Mulai dari 2.500 liter hingga 30 ribu liter dalam sekali pengiriman, tergantung kebutuhan dasar warga di masing-masing wilayah.

Komandan Kompi TRC BPBD Kabupaten Bogor, Hayat Hidayat menjelaskan, bagi masyarakat yang membutuhkan air bersih bisa langsung lapor ke desa dan kelurahan setempat. Jika ada laporan dari petugas kecamatan, pihaknya langsung gerak cepat mendistribusikan air bersih sesuai kebutuhan masyarakat.

"Kita juga koordinasi dengan PDAM dan air curah yang terdekat supaya lebih cepat penyaluran air bersihnya," ujar Hayat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement