Senin 09 Oct 2023 17:53 WIB

Koalisi Indonesia Maju Gelar Rapat Tertutup dan Rahasia di Jakarta, Ada Apa?

Pertemuan menghadirkan sekjen partai politik di Koalisi Indonesia Maju

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani usai memberikan sambutan dalam deklarasi relawan Perisai Prabowo, di Gedung Joang 45, Jakarta, Senin (9/10/2023).
Foto: Republika/ Nawir Arsyad Akbar
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani usai memberikan sambutan dalam deklarasi relawan Perisai Prabowo, di Gedung Joang 45, Jakarta, Senin (9/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan Koalisi Indonesia Maju (KIM) menggelar rapat tertutup di Jakarta pada Senin sore. Rapat digelar tutup dan rahasia agar semua fokus. 

"Untuk tempat di Jakarta dan rahasia, kami ingin semua fokus," kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani usai deklarasi Relawan Perisai Prabowo di Gedung Joang '45 Jakarta, Senin.

Baca Juga

Menurut dia, pertemuan tersebut antara sekjen partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) membahas format dasar pemenangan Prabowo Subianto dalam Pemilu Presiden 2024.

Muzani mengungkapkan bahwa koalisi partai yang mengusung Prabowo Subianto bernama Koalisi Indonesia Maju dan organisasi badan pemenangan hingga saat ini belum ada.

Hasil rapat ini, kata dia, akan dibawa ke majelis ketua umum partai koalisi untuk diperkuat lagi dan disepakati bersama. "Untuk nama-nama, merupakan domain ketua umum partai. Mereka yang menentukan," kata dia.

Ia mengatakan bahwa pertemuan Senin sore ini belum membahas soal nama bakal calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto. "Kami belum membahas nama-nama calon wapres hari ini," kata dia.

Selain itu, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto telah mencatat nama-nama yang diusulkan menjadi pendampingnya dalam Pemilu Presiden 2024.

Seluruh nama-nama yang masuk dari berbagai komponen bangsa, baik dari tokoh, partai koalisi, sukarelawan, maupun lainnya, lanjut dia, adalah orang-orang yang ingin berniat memajukan bangsa.

Dikatakan pula bahwa nama-nama itu akan dibicarakan bersama partai koalisi untuk dibicarakan bersama sehingga menjadi keputusan bersama.

"Nama ini akan diajukan di atas meja bersama para ketua umum partai koalisi untuk disepakati bersama," tuturnya.

Sebelumnya, nama Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka diusulkan menjadi calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto.

Dewan Eksekutif Wilayah Rampai Nusantara Provinsi Jawa Timur mendeklarasikan Gibran​​​​​​ sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2024. "Kami melihat Mas Gibran sebagai sosok muda yang memiliki pengalaman dan prestasi dalam tata kelola kelembagaan saat jadi Wali Kota Surakarta, dan pastinya mewakili generasi muda menjadi pemimpin di negeri ini," kata Sekjen Rampai Nusantara Jawa Timur Eko Prasetyo.

Relawan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) juga mengusulkan nama Gibran sebagai pendamping Prabowo dalam Pemilu 2024.

Diungkapkan oleh Ahamd Muzani bahwa nama-nama yang muncul tersebut sudah dicatat dan akan dibicarakan bersama ketua umum partai koalisi. "Ini akan dibahas dan ditentukan siapa nanti yang akan menjadi pendamping," katanya.

 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement