Rabu 04 Oct 2023 07:50 WIB

Penyidik Tanya Honor dan Siapa yang Suruh Promosikan Judi Online ke Amanda Manopo

Penyidik memeriksa Amanda Manopo untuk tanyakan honor dan siapa penyuruh promosi judi

Rep: Ali Mansur/ Red: Bilal Ramadhan
Amanda Manopo diperiksa terkait kasus judi daring. Penyidik memeriksa Amanda Manopo untuk tanyakan honor dan siapa penyuruh promosi judi.
Foto: Antara
Amanda Manopo diperiksa terkait kasus judi daring. Penyidik memeriksa Amanda Manopo untuk tanyakan honor dan siapa penyuruh promosi judi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri memeriksa artis bernama Amanda Manopo terkait dugaan mempromosikan judi online di media sosialnya. Dalam pemeriksaan itu penyidik menanyakan siapa yang menyuruh Amanda mempromosikan judi online. Dia menjalani pemeriksaan selama kurang lebih delapan jam.

"Siapa yang menyuruh saudara AM. Kemudian perjanjiannya seperti apa, berapa honor atau jasa yang diterima oleh sadari AM," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (3/10/2023).

Baca Juga

Sebetulnya, kata Ramadhan, pemriksaan terhadap perempuan berusia 23 tahun itu dilakukan pada hari Jumat tanggal 22 September 2023 silam. Namun, Amanda meminta agar pemeriksaan dilakukan pada Senin (2/10/2023) kemarin.

Pada kesempatan itu, Amanda dicecar 34 pertanyaan oleh Penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri terkait judi online tersebut. "Pada pemeriksaan klarifikasi kemarin saudara AM diberikan pertanyaan sebanyak 34 pertanyaan, berlangsung kurang lebih delapan jam dari jam 12.00-20.00 WIB," terang Ramadhan.

 

Sementara itu Amanda Manopo mengaku tidak mengetahui jika yang dipromosikan adalah judi online. Dia hanya menyebut sebagai sebuah kesalahpahaman saja, dikiranya hanya sebatas game online tidak ada unsur judinya. Namun dalam kesempatan itu, Amanda tidak menyebut jenis judi online apa yang dituduhkan kepadanya. 

"Tidak, saya tidak tahu sama sekali (judi online). Yang saya tahu itu, memang itu hanya sebatas game saja, tidak ada judi," kata Amanda Manopo.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh pengacaranya, Ina Rachman. Dia menegaskan bahwa kliennya tidak mengetahui perihal judi online yang diduga dipromosikan Amanda kepada khalayak.

Sebab, kata dia, semua yang terkait proyek atau pekerjaan dmelalui manajernya bernama Rico. Sehingga dengan demikian, kliennya memang tidak mengetahui sama sekali jika dipromosikan adalah judi online.

"Pada saat Manda ditawari proyek itu lewat manajernya, Rico, katanya game online, dan itu ada pertanyaan dari yang ngajaknya itu melalui Rico itu hanya sebatas game online. Jadi bukan judi online. Jadi memang Manda tidak tahu sama sekali," ungkap Ina.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement