Senin 07 Aug 2023 02:08 WIB

Surya Paloh Ingin Partai Nasdem Naik Kelas jadi Partai Papan Atas

Nasdem menargetkan perolehan suara mencapai 15-17 persen.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Agus raharjo
Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, saat berdialog dengan jurnalis di Padang, Ahad (5/8/2023).
Foto: Republika/Febrian Fachri
Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, saat berdialog dengan jurnalis di Padang, Ahad (5/8/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG--Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, menegaskan partainya berambisi untuk naik kelas menjadi partai papan atas. Untuk itu, Paloh menargerkan Partai Nasdem mampu memeroleh di atas 100 kursi DPR pada Pemilu 2024 nanti.

“Kita tentu ingin partai Nasdem naik kelas. Partai ini terus berkembang sejak pertama kali ikut Pemilu tahun 2014,” kata Paloh saat berdialog dengan wartawan di Padang, Ahad (5/8/2023).

Baca Juga

Paloh optimitistis target Partai Nasdem tercapai. Menurutnya, sejak menjadi partai baru menuju usia 12 tahun, dari pemilu ke pemilu, tren Partai Nasdem terus naik. Start pada Pemilu 2014, langsung masuk parlemen, dengan raihan 7 persen suara nasional. Pemilu 2019, naik lagi ke 9,6 persen.

 "Sekarang (Pemilu 2024) kita punya target 15-17 persen yang kita ingin capai secara nasional. Peningkatan besar. 36 kursi di tahun 2014 naik ke 59 kursi pada 2019. Sekarang kita menargetkan di atas 100 kursi. Supaya ada yang sesuatu yang kita perankan lebih secara nasional," ujar Paloh.

 

Ia juga mengatakan, basis utama Partai Nasdem berada di luar pulau Jawa. Seperti di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Papua. Menurut Surya, itu belum cukup karena mayoritas suara berada di Pulau Jawa.

"Itu saya akui. Nasdem bukan sekadar melengkapi calon di dapil yang ada, tapi surplus. Hal membesarkan hati, di Pulau Jawa juga terus menunjukkan tren bagus," kata dia menambahkan.

Saat pertama kali mengikuti Pemilu 2014 lalu, Partai Nasdem langsung menjadi pendukung Presiden Joko Widodo. Dimana hal itu masih berlangsung sampai sekarang. Kini untuk Pemilu 2024, Nasdem sudah lebih awal mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement