Sabtu 05 Aug 2023 14:15 WIB

Antisipasi LGBT Mangkal, Satpol PP Jaga Taman dan Hutan Kota di Jakarta

Petugas akan berjaga di semua taman dan hutan kota agar tidak disalahgunakan LGBT.

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Erik Purnama Putra
Warga duduk di depan pagar Hutan Kota Cawang, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (28/7/2023), yang sebelumnya dijadikan tempat kumpul komunitas LGBT.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Warga duduk di depan pagar Hutan Kota Cawang, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (28/7/2023), yang sebelumnya dijadikan tempat kumpul komunitas LGBT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hutan Kota Cawang, Jalan Perindustrian, Jakarta Timur dijadikan sarang hingga aktivitas mesum kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Khususnya pada malam hari, mereka berkumpul di lokasi tersebut yang minim penerangan.

Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Arifin mengatakan, jajarannya akan melakukan pengamanan di seluruh hutan kota maupun taman di Jakarta. "Ya sebenarnya boleh dikatakan petugas rutin menjaga beberapa taman. Kita koordinasi dengan Dinas Kehutanan DKI juga untuk sama-sama kita jaga," kata Arifin di Jakarta Selatan, belum lama ini.

Dia pun mengimbau masyarakat untuk menggunakan taman atau hutan kota dengan tujuan positif, serta tidak melanggar dari sisi moral dan sisi budaya. Untuk mengantisipasi kejadian negatif, petugas akan diterjunkan di lokasi tersebut. "Kita mengajak masyarakat untuk menjaga hutan kota maupun taman yang ada di lingkungan sekitar," kata Arifin.

Menurut Arifin, memang secara rutin taman dan hutan kota digunakan masyarakat untuk berolahraga, senam, maupun melepas penatnya, dengan duduk di sekitarnya. Sayangnya, ketika malam hari, ada yang memanfaatkan untuk kegiatan negatif dan tidak bermoral.

"Jadi samalah sama-sama menjaga aja. Ya mungkin ada penambahan lampu di beberapa hutan kota dan taman agar jika malam hari tidak gelap," ujar Arifin. Karena itu, agar hutan kota dan taman tidak menjadi lokasi berkumpul LGBT, petugas akan berjaga dan lokasi itu akan diberi penerangan secukupnya.

Sebelumnya, Hutan Kota UKI Cawang yang berlokasi di Jalan Perindustrian, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, menjadi sorotan publik karena dikenal sebagai 'sarang' berkumpulnya kaum LGBT. Warga setempat mengusulkan agar hutan kota tersebut diubah peruntukannya menjadi taman kota.

"Hal ini untuk mengantisipasi kembali terjadinya perkumpulan kaum LGBT. Harusnya ini dibikin jadi taman kota saja, bukan hutan kota," kata salah satu warga, Agus Saini (42 tahun) saat ditemui Republika.co.id di kawasan Hutan Kota UKI Cawang, Selasa (25/7/2023) malam WIB.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement