Selasa 25 Apr 2023 18:10 WIB

Penganiayaan Akibat Cekcok Knalpot Bising, Seorang Pemuda Tewas dan Rekannya Tangan Putus

Penganiayaan yang terjadi pada malam Takbiran ini viral di media sosial.

Rep: RR Laeny Sulistyawati/ Red: Agus raharjo
Penganiayaan (Ilustrasi)
Penganiayaan (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Seorang pemuda di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, berinisial BS (24 tahun) ditangkap polisi akibat menganiaya dua pemuda lain. Akibat penganiayaan ini, korban berinisial MF (24 tahun) meninggal dunia dan seorang rekannya CA mengalami pergelangan tangan putus.

"Bahwa benar telah terjadi kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan luka berat pada Jumat 21 April 2023 sekitar pukul 21.00 WIB," ujar Kasi Humas Polres Kota Tangsel Inspektur Dua Galih Dwi Nuryanto kepada Republika.co.id, Selasa (25/4/2023).

Baca Juga

Galih menuturkan, tempat kejadian perkara yaitu di Jalan Ketapang 1 Rt.01/05 Nomor 19 Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Ia menyebutkan korban yaitu MF telah meninggal dunia dan CA mengalami pergelangan tangan putus.

"Pelaku telah ditangkap dan sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di Polsek Pamulang," katanya.

Ia menambahkan, polisi telah mengamankan satu bilah golok berikut sarungnya. Terkait motif penganiayaan maut ini diduga akibat cekcok knalpot yang bising. Namun, kepolisian mengaku masih melakukan pemeriksaan secara mendalam terkait kasus ini.

Galih melanjutkan, jika dilihat dari apa yg dialami dua korban tersebut maka terhadap pelaku bisa dijerat dengan pasal dugaan tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan juga penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka berat. Yaitu Pasal 338 KUHP atau pasal 351 ayat (3) KUHP dan Pasal 351 ayat (2) KUHP.

"Pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara," ujarnya.

Sebelumnya, kasus cekcok berujung tewasnya seorang pria di Pamulang, Tangerang Selatan, saat malam Takbiran Idul Fitri 1444 Hijriah viral di media sosial. Peristiwa itu dialami seorang pria perantau asal Kalimantan Selatan berinisial MF, tewas usai dibacok senjata tajam pada Jumat (21/4/2023). Korban tewas usai terlibat cekcok dengan tetangganya karena dituding mengendarai motor dengan knalpot bising.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement