Rabu 05 Apr 2023 07:48 WIB

Korban Pembunuhan di Tol Jagorawi Ternyata Sopir Taksi Daring

Polisi ungkap korban pembunuhan di Tol jagorawi, Bogor ternyata sopir taksi daring.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Bilal Ramadhan
Tiga pembunuh pria di Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor, dihadirkan dalam konferensi pers Polres Bogor, Selasa (4/4/2023). Polisi ungkap korban pembunuhan di Tol jagorawi, Bogor ternyata sopir taksi daring.
Foto: Republika/Shabrina Zakaria
Tiga pembunuh pria di Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor, dihadirkan dalam konferensi pers Polres Bogor, Selasa (4/4/2023). Polisi ungkap korban pembunuhan di Tol jagorawi, Bogor ternyata sopir taksi daring.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Polres Bogor mengungkapkan, pria yang ditemukan tewas di semak-semak KM 37 Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor merupakan sopir taksi daring berinisial AS (37 tahun). Korban dibunuh lantaran mobil dan harta bendanya akan dicuri oleh tiga orang pelaku yang sudah ditangkap.

Kasat Reserse Kriminal Polres Bogor, AKP Yohanes Redhoi Sigiro, mengungkapkan peristiwa itu bermula saat salah seorang pelaku memesan mobil melalui aplikasi transportasi daring. Pelaku memesan mobil dari Cilincing, Jakarta Utara menuju Bogor.

Baca Juga

“Kemudian dijemput korban di daerah Cilincing, sesampainya di tol dekat pintu keluar Sentul, salah satu pelaku berinisial MF (20 tahun) meminta untuk korban berhenti dan menjadi modusnya yaitu ingin buang air kecil,” kata Yohanes, Selasa (4/4/2023).

Setelah korban menghentikan mobilnya, alih-alih buang air, pelaku justru langsung beraksi dengan menjerat leher korban menggunakan sabuk pengaman yang dikenakan korban. Selain itu, lanjut Yohanes, pelaku memukul korban menggunakan kunci setir.

Selain MF, Yohanes menyebutkan, ada dua pelaku lain di mobil tersebut yaitu JA (23), dan DY (25). Keduanya melukai bagian kepala dan leher korban menggunakan senjata tajam.

“Ketiga pelaku membuang korban di pinggir jalan tol di semak-semak. Namun anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi mencurigai adanya mobil berhenti,” ujar Yohanes.

Melihat hal tersebut, dua orang anggota PJR melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang berhenti dan para penumpang dan pengemudinya. Namun, sambung Yohanes, JA dan DY melarikan diri ke permukiman warga saat MF sedang diperiksa anggota kepolisian.

“Anggota PJR langsung berkomunikasi dengan Satreskrim Polres Bogor, kami langsunh turunkan tim ke lapangan mencari dua orang yang berhasil kabur. Dalam waktu kurang dari 1x24 jam, kedua pelaku berhasil kami amankan di wilayah Jakarta Utara,” ungkapnya.

Sebelumnya, diberitakan seorang pria diduga korban perampokan, ditemukan tewas di KM 37 Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor pada Senin (3/4/2023). Satu dari tiga orang terduga pelaku sudah ditangkap oleh pihak kepolisian.

Kainduk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi AKP Budi Hermawan, mengungkapkan pria tersebut ditemukan oleh anggota PJR yang sedang berpatroli sekitar pukul 03.30 WIB. Awalnya, dua anggota tersebut yakni Aiptu Jaenuri dan Briptu Edi melihat mobil Daihatsu Ayla berhenti di bahu jalan.

“Anggota melihat ada kendaraan Daihatsu Ayla berhenti di baju jalan dengan kondisi kap terbuka, lampu hazard dinyalakan, sementara pengemudi dan penumpang di luar semua,” kata Budi.

Melihat kondisi tersebut, lanjut dia, Briptu Edi menanyakan kendala yang dialami kendaraan tersebut. Sementara Aiptu Jaenuri melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan penumpang.

Namun, Budi mengatakan, anggota curiga lantaran dua dari tiga orang yang berada di bahu jalan tersebut terdapat banyak bercak darah di baju dan celananya. Aiptu Jaenuri pun menangkap salah satu orang atas nama M. Fajar Sidik (20 tahun) untuk dimintai keterangan.

“Selagi minta keterangan, Briptu Edy menghampiri dua orang yang ada di depan kendaraan. Namun keduanya malah melarikan diri ke permukiman warga,” jelas Budi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement