Sabtu 25 Mar 2023 09:07 WIB

Sambut Ramadhan, Agustiar Ajak Masyarakat Jadikan Alquran Sebagai Pedoman Hidup

Ia menyiapkan 100 stan atau lapak pada pasar Ramadhan di Kota Pangkalan Bun.

Ketua Harian PB Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Agustiar Sabran menyampaikan pesan selamat dalam menyambut bulan suci Ramadan 1444 Hijriah kepada seluruh umat muslim Indonesia yang menjalankan.
Foto: Dok. Web
Ketua Harian PB Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Agustiar Sabran menyampaikan pesan selamat dalam menyambut bulan suci Ramadan 1444 Hijriah kepada seluruh umat muslim Indonesia yang menjalankan.

REPUBLIKA.CO.ID, KOTAWARINGIN -- Ketua Harian PB Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Agustiar Sabran menyampaikan pesan selamat dalam menyambut bulan suci Ramadan 1444 Hijriah kepada seluruh umat muslim Indonesia yang menjalankan.

Ramadhan 1444 Hijriah atau 2023 ini sedikit berbeda dari tiga tahun sebelumnya, yang mana kala itu umat muslim menjalankannya dengan kewaspadaan akibat Pandemi Covid-19. 

Baca Juga

Oleh karena itu, Agustiar mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur karena kondisi Indonesia sudah jauh lebih baik dari sebelumnya.

"Saya ingin mengucapkan marhaban ya Ramadhan, selamat menunaikan ibadah puasa bulan Ramadhan 1444 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua senantiasa dilimpahkan rahmat dari Allah SWT dan dijauhkan dari penyakit dan bencana," kata Agustiar, seperti dilansir pada Sabtu (25/3/2023). 

“Tahun ini adalah Ramadhan dan Idul Fitri pertama yang tanpa pembatasan, setelah tiga tahun berturut-turut sebelumnya selalu disertai dengan berbagai pembatasan akibat pandemi Covid-19," sambung Anggota Komisi III DPR ini. 

Dia juga mengajak agar umat islam menghiasi bulan ramadhan ini dengan membaca alquran. Sebab, Alquran merupakan pedoman hidup bagi manusia, khususnya umat islam.

"Allah SWT menurunkan Al Quran untuk membedakan antara yang benar dan yang salah. Al-Quran juga merupakan sebuah mukjizat dari Rasullah SAW yang merupakan perkara luar biasa dari Allah ke Rasullah yang tidak akan bisa ditandingi," ucapnya.

"Sebagai umat Islam, tentu wajib mengimani dan mempercayai isi Al-Quran terlebih lagi telah menjadi pedoman hidup umat Islam," ujarnya, menambahkan.

Politikus PDI Perjuangan itu mengungkapkan ibadah puasa di bulan Ramadhan merupakan sarana menempa diri. Umat Islam pun diharapkan dapat memaksimalkan ibadah di bulan penuh rahmat tersebut.

Dia juga berpesan agar umat Islam dapat menjalankan seluruh ibadah atau perbuatan selama Ramadhan hendaknya dimaksudkan untuk mendapatkan berkah dari bulan suci ini dengan tujuan mendapat gelar taqwa.

"Apa pun yang kita lakukan, baik puasanya itu sendiri maupun berbagai macam fadhailul a’mal yang kita lakukan selama Ramadhan, ini semua dimaksudkan untuk mengambil berkah sebesar-besarnya dari bulan suci ini dan sungguh-sungguh menempa ketakwaan kita kepada Allah," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh umat Islam Indonesia agar menjadikan Ramadhan sebagai bulan untuk menjaga persatuan dan tolong menolong dengan memperbanyak sedekah dan menghindari perilaku konsumtif.

"Bulan Ramadhan juga merupakan momentum bagi umat Islam untuk melakukan penguatan solidaritas kemanusiaan serta momentum untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah," ucap Agustiar.

“Saya mengharapkan bulan Ramadhan kali ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan kita, tumbuhnya solidaritas bangsa, serta kita bisa keluar dari pandemi," harapnya.

 

Sementara itu, Agustiar yang juga merupakan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah (Kalteng) akan menggelar Gebyar Ramadan Berkah jilid tiga.

 

Dalam acara ini, Agustiar mengajak seluruh ormas, terutama ormas Islam, NU dan Muhammadiyah serta MUI untuk berkolaborasi agar Gebyar Ramadhan lebih meriah dan memberikan manfaat kepada umat Islam dan masyarakat Kalteng umumnya. 

”Ini selaras dengan terus terjalinnya silaturahmi dan kolaborasi dalam berbagai kegiatan. Akan memperkuat kesatuan dan kesatuan serta kerukunan sesuai Falsafah Huma Betang. Juga dapat menangkal hal negatif di Bumi Pancasila, Tanah Berkah Kalimantan Tengah,” katanya.

Terkait Ramadhan ini pun, ia telah menyiapkan 100 stan atau lapak pada pasar Ramadhan di Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

"Pasar wadai Ramadhan ini merupakan inisiasi dari Bapak Agustiar Sabran yang akan menyediakan 100 stan untuk UMKM Kobar dan lokasinya berada di kawasan Bundaran Pancasila Kota Pangkalan Bun," ujar Ketua Panitia Ahmadi Riansyah di Pangkalan Bun seperti dilansir dari Antara. 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement