Jumat 24 Mar 2023 08:09 WIB

Dua Wisatawan Terseret Arus Pantai Pangandaran Saat Berenang Belum Ditemukan

Kedua wisatawan terbawa arus dan tenggelam saat berenang di Pantai Pangandaran.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Nora Azizah
Petugas melakukan pencarian wisatawan yang dilaporkan tenggelam di Pantai Pangandaran.
Foto: Dok. Satpolairud Polres Pangandaran.
Petugas melakukan pencarian wisatawan yang dilaporkan tenggelam di Pantai Pangandaran.

REPUBLIKA.CO.ID, PANGANDARAN -- Sebanyak dua orang pemuda dilaporkan tenggelam di Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Kamis (23/3/2023). Pemuda itu masing-masing diketahui atas nama Iwan (28 tahun) dan Rafael (17).

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasatpolairud) Polres Pangandaran, AKP Sugianto, mengatakan, peristiwa itu terjadi di Pos 5 Pantai Pangandaran pada sekitar pukul 11.00 WIB. Keduanya sempat dilaporkan berenang sebelum tenggelam.

Baca Juga

"Korban belum ditemukan," kata Sugianto saat dikonfirmasi Republika.co.id, Kamis (23/3/2023) malam. 

Ia menjelaskan, kronologi peristiwa itu bermula ketika korban bersama teman-temannya datang ke Pantai Pangandaran, tepatnya di Pos 5 Pantai Barat Pangandaran, pada sekitar pukul 08.00 WIB. Usai beberapa menit beristirahat, kedua pemuda itu berenang bersama teman-temannya.

 

Menurut Sugianto, setelah berenang sekitar 15 menit, sejumlah teman korban naik ke darat. Hanya tersisa Iwan dan Rafael yang masih berenang.

"Tiba-tiba, korban berteriak-teriak minta tolong. Saat dilihat oleh temannya, dua korban itu sudah terseret arus dan hilang," kata dia. 

Teman-teman korban yang ada di lokasi langsung mencari pertolongan ke Pos Balawista. Petugas Balawista kemudian berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Pangandaran untuk melakukan pencarian. 

Menurut Sugianto, kedua korban yang tenggelam diketahui merupakan pengamen. Kedua orang itu berasal dari daerah yang berbeda. Iwan dilaporkan berasal dari Karawang, sementara Rafael berasal dari Tegalsari, Jawa Tengah.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement