Sabtu 30 Aug 2025 17:16 WIB

Tim Indonesia Kembali Torehkan Prestasi di Kejuaraan Panahan Berkuda Internasional

Tim Indonesia mengikuti empat kategori pertandingan.

Tim panah berkuda Indonesia di Mongolia.
Foto: Antara
Tim panah berkuda Indonesia di Mongolia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tim Panahan Berkuda Indonesia, berhasil menorehkan prestasi di 17th World Horseback Archery Championship (17WHAC) yang diselenggarakan oleh World Horseback Archery Federation (WHAF) pada tanggal 21-23 Agustus 2025 di Ulaanbaatar, Mongolia.

Dalam ajang tahunan tersebut, tim Indonesia mengikuti empat kategori pertandingan, yaitu kategori individual: Serial Shot, Qabak dan Mongolian Ball Hunt, serta kategori beregu: Masahee yang menggunakan sistem aduan. Di kategori Masahee, atlet Indonesia, Muhammad Yahya Ayyash, Muhammad Shalahuddin Al Ayyubi, dan Kenzie Alkautsar Ramadhan, berhasil lolos hingga babak final, dan berhasil meraih juara kedua.

Baca Juga

Masahee adalah kategori terseru dalam laga 17 WHAC, yang ditempatkan sebagai kategori pemuncak, yaitu menjatuhkan 5 target dari kayu yang dipasang di atas tiang. Di kategori itu, peserta harus menjatuhkan target sebanyak-banyaknya secara bergantian dengan rekan satu timnya. Tim yang paling banyak menjatuhkan target adalah pemenangnya.

Di kejuaraan itu, Indonesia menurunkan putra-putra terbaiknya. Muhammad Yahya Ayyash sendiri, pernah mencatat prestasi gemilang di Piala Dunia panahan berkuda tahun 2023 sebagai juara ketiga. Sementara Kenzie Alkautsar Ramadhan, serta atlet Indonesia lainnya yang ikut berpartisipasi, Uwais Abdullah, Muhammad Shalahuddin Al Ayyubi, Khalifa Sakha Rabbani dan Silmy Aisyah Hafizhah, adalah langganan juara dalam berbagai kejuaraan baik di tanah air maupun di luar negeri.

Ketua Umum Perkumpulan Panahan Berkuda dan Tradisional Indonesia (KPBI), Akhmad Mustain, mengaku bangga atas oencapaian dua atlet nasional di ajang 17WHAC. Kata dia, sejak pertama kalinya Indonesia ikut kompetisi tersebut di tahun 2019, baru kali ini atlet nasional bisa menorehkan prestasi, mengalahkan juara-juara dari berbagai negara.

“Prestasi ini adalah yang pertama bagi Indonesia di ajang WHAC semenjak pertama kali mengikutinya. Kami berharap agar pencapaian ini dapat menjadi stimulus bagi pencapaian-pencapaian Indonesia yang lebih gemilang lagi dalam cabang panahan berkuda selanjutnya,’ ujar Akhmad Mustain.

Beberapa atlet kenamaan dunia yang mengikuti 17WHAC adalah Hisham Ali Al-Tamimi, dan Badr Ali Al-Tamimi dari Arab Saudi, yang menjadi juara Piala Dunia panahan berkuda versi WHAF tahun 2023. Ayagaa dan Temuujin yang menjuarai kualifikasi piala dunia panahan berkuda grup Asia 2025 di Tiongkok, serta Abu Bakr bin Muhammad Akmal “The Wonder Kid” dari Malaysia, yang banyak meraih prestasi tingkat dunia, juga ikut berpartisipasi.

Untuk mendukung tim Indonesia, perwakilan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Tiongkok yang juga sekaligus mewakili KBRI Mongol, turut hadir di acara

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement