Sabtu 30 Aug 2025 10:38 WIB

Imbas Aksi Demo, Jalan Kramat Kwitang Pagi Ini Masih Ditutup Warga

Situasi di kawasan Pasar Senen masih berlangsung tegang.

Kondisi di depan Mako Brimob Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu pagi (30/8/2025). Massa aksi masih bertahan di sekitar Mako.
Foto: Republika/Stevy Maradona
Kondisi di depan Mako Brimob Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu pagi (30/8/2025). Massa aksi masih bertahan di sekitar Mako.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat pada Sabtu (30/8/2025) pagi masih ditutup akibat aksi demonstrasi di depan Markas Brimob, Kwitang.

Berdasarkan pantauan pukul 08.49 WIB, jalan dari arah Salemba menuju Kwitang arah Monas ditutup warga. Kendaraan dialihkan naik flyover Atrium Senen menuju Mangga Dua, Jakarta Utara.

Baca Juga

Di sepanjang Jalan Kwitang terlihat banyak warga berkerumun. Jalan dipenuhi bebatuan, puing separator, dan beberapa titik api. Sejumlah bagian aspal juga tampak menghitam akibat arang sisa pembakaran massa pada malam sebelumnya.

Di ujung jalan, barisan Satuan Brimob berjaga menggunakan tameng hitam. Mereka membentuk barikade di depan Mako Brimob.

Kondisi tersebut membuat lalu lintas di atas jalan layang Senen tersendat karena banyak warga yang berhenti untuk melihat situasi dari atas. Hingga berita ini ditulis, situasi di kawasan Pasar Senen masih berlangsung tegang.

Aksi demonstrasi ini merupakan buntut tewasnya pengemudi ojek daring, Affan Kurniawan, yang ditabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob saat massa menggelar aksi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025). Affan diketahui berada di tengah kerumunan ketika mobil Brimob melintas dan menabraknya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement