Senin 01 Apr 2024 17:25 WIB

Modus Bagi Takjil untuk Cari Lawan Tawuran, 49 Remaja Putra dan Putri Diamankan Polisi

Salah satu remaja yang diamankan membawa senjata tajam jenis golok.

Rep: Ali Mansur/ Red: Agus raharjo
Ilustrasi tawuran.
Foto: Antara/Oky Lukmansyah
Ilustrasi tawuran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 49 remaja putra-putri diamankan polisi setelah kedapatan diduga mencari lawan untuk tawuran dengan dalih membagikan takjil untuk buka puasa di Jalan Dakota Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (29/3/2024) lalu. Mereka merupakan alumni dari SMP 179 Kemayoran Jakarta Pusat.

"Yang diamankan remaja putra dan putri sebanyak 49 orang. Mereka selalu berteriak-teriak mencari lawan tawuran dan membuat onar serta membuat kemacetan di jalan raya sambil menyalakan petasan," ujar Wakapolsek Kemayoran AKP Suparno kepada awak media, Senin (1/4/2024).

Baca Juga

Menurut Suparno, puluhan remaja itu diamankan setelah masyarakat mengeluhkan aksi mereka di jalanan. Karena memang pada saat konvoi, ada salah satu orang berinisial MR (20 tahun) yang kedapatan membawa senjata tajam jenis golok.

Saat ini, yang bersangkutan masih diperiksa untuk dimintai keterangan. Sementara pihaknya telah memanggil pihak orang tua dan telah dikembalikan. 

"Setelah membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya supaya dibimbing dan dididik lebih baik lagi," tegas Suparno.

Sementara itu Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengintruksikan kepada jajarannya menindak tegas apabila ada kelompok remaja atau pemuda yang mengganggu kenyamanan masyarakat saat berbuka puasa dan sahur baik di pemukiman maupun konvoi di jalan raya yang membuat kemacetan dan meresahkan warga.  

"Selain itu Polres Metro Jakpus juga mendirikan pos singgah patroli Ramadhan sejumlah 24 Pos dititik rawan kejahatan dan tawuran," ucap Condro.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement