Senin 11 Dec 2023 07:04 WIB

Wanita yang Dibakar Hidup-Hidup oleh Suaminya Meninggal Setelah Sempat Dirawat di RSCM

AM merupakan korban penyiraman bensin oleh suaminya karena cemburu

Rep: Ali Mansur/ Red: Esthi Maharani
Garis Polisi
Foto: Republika/ Yasin Habibi
Garis Polisi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Seorang ibu rumah tangga berinisial AM dikabarkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada Sabtu (9/12/2023) sekitar pukul 10.40 WIB. Dia dilarikan ke rumah sakit setelah dibakar hidup-hidup oleh suaminya, Jali Kartono di di Jalan Haryono IV, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (28/11/2023) lalu.

“(Meninggal) Pukul 10.40 WIB di RS Cipto Mangunkusumo. Almarhumah merupakan korban penyiraman bensin dan dilakukan pembakaran oleh suaminya. Tersangka J,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro dalam keterangannya, Sabtu (9/12/2023).

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan dan menetapkan tersangka seorang pria bernama Jali Kartono setelah melakukan tindakan kekerasan terhadap istrinya bernama Anie Melan. Tersangka JK membakar hidup-hidup istrinya hingga mengalami luka bakar mencapai 70 persen di tubuhnya lantaran cemburu buta. 

"Sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan kami lakukan penahanan," tegas Bintoro saat dikonfirmasi.

Peristiwa naas itu terjadi di kediaman pribadi pelaku dan korban, di Jalan Haryono IV, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (28/11/2023) lalu. Akibat perbuatannya, tersangka Jali Kartono dikenakan dengan Pasal 44 ayat 1 dan/atau ayat 2 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Saat ini yang bersangkutan sudah ditahan rumah tahanan Polres Metro Jakarta.

"Ancaman hukuman selama-selamanya maksimal 10 tahun penjara," kata Bintoro. 

Peristiwa naas tersebut berawal pada saat tersangka Jali Kartono melihat istrinya, AM, berbalas pesan dengan pria lain yang diduga sebagai pria idaman lain dari korban. Rasa cemburunya pun tak terbendung dan membuatnya gelap mata. Tanpa berpikir panjang, dia langsung mengambil jeriken berisi bensin yang berada di warung miliknya. Lalu menyiram bensin tersebut ke tubuh istrinya dan membakar dengan korek api gas.

“Setelah pembakaran, langsung lari-lari keluar. Yang bersangkutan si korban kabur, terlihat ada kobaran api, di tubuh yang bersangkutan,” terang Bintoro.

lanjut Bintoro, korban yang lari dari rumahnya mencari pertolongan kemudian ditolong oleh tetangga korban dengan menggunakan sarung basah yang diselimuti ke tubuh korban. Kemudian korban dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo di Jakarta Pusat untuk mendapatkan penanganan medis atas luka bakar yang dialami korban.

“Kebetulan (saksi) ada di sekitar itu kan sekitar mesjid kan langsung diambil sarung, terus dikasih air dan langsung ditutupin pada si korban,” jelas Bintoro. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement