Sabtu 18 Nov 2023 15:58 WIB

Penumpang LRT Jakarta Naik Rata-Rata Capai 2.800 Penumpang per Hari

Sebaran penumpang paling ramai terjadi pada pagi dan sore hari.

Penumpang saat tiba di Stasiun LRT Velodrome, Jakarta, Rabu (23/3/2022). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengusulkan kepada DPRD DKI Jakarta terkait penetapan tarif integrasi transportasi Transjakarta, MRT dan LRT Jakarta sebesar Rp 10.000, untuk menghemat biaya perjalanan pengguna transportasi umum di Jakarta. Putra M. Akbar
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Penumpang saat tiba di Stasiun LRT Velodrome, Jakarta, Rabu (23/3/2022). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengusulkan kepada DPRD DKI Jakarta terkait penetapan tarif integrasi transportasi Transjakarta, MRT dan LRT Jakarta sebesar Rp 10.000, untuk menghemat biaya perjalanan pengguna transportasi umum di Jakarta. Putra M. Akbar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Lintas raya Terpadu (LRT) Jakarta mencatat jumlah penumpang LRT Jakarta sampai dengan Oktober 2023 mengalami kenaikan rata-rata mencapai 2.800 penumpang per hari. Sebaran penumpang paling ramai terjadi pada pagi dan sore hari.

"Sampai dengan Oktober 2023, penumpang LRT Jakarta tercatat sebanyak rerata 2.800 penumpang per hari. Jumlah ini meningkat dari rerata jumlah penumpang harian di tahun 2022 yakni 1.877 penumpang," kata Head of Corporate Secretary Division PT LRT Jakarta Sheila Indira Maharshi saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (18/11/2023).

Baca Juga

Berdasarkan data per Oktober 2023, terlihat sebaran penumpang paling ramai pada pagi dan sore hari, dimana pergerakan ini diproyeksikan sesuai dengan periode berangkat dan pulang kerja masyarakat.

Sementara penumpang paling banyak yakni di Stasiun Boulevard Utara dan Stasiun Velodrome yang memiliki jembatan langit (sky-bridge) yang tersambung langsung dengan halte TransJakarta Pemuda.

 

Sheila menyebut LRT Jakarta terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa. LRT Jakarta akan berupaya melakukan peningkatan kualitas layanan termasuk infrastruktur yang menunjang operasional.

Dari sisi pelayanan, LRT Jakarta selalu melakukan program pengembangan karyawan, khususnya petugas pelayanan yang berhadapan setiap hari secara langsung dengan penumpang baik di stasiun maupun awak sarana perkeretaapian (ASP/ masinis).

"Program pengembangan ini sesuai dengan standar pelayanan mutu (SPM) yang ditetapkan, termasuk juga pelayanan inklusi seperti penanganan penumpang prioritas dan disabilitas," ucap Sheila.

Dari segi prasarana penunjang....

 

sumber : antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement