Selasa 15 Aug 2023 23:10 WIB

KUB Nelayan Cipatujah Bersama Nelayan Balad Ganjar Perbaiki Jalan Utama dalam Beraktivitas

Setelah dilakukan pengecoran, jalan ini jadi poros utama.

Pengecoran jalan beton yang merupakan akses jalan untuk para Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Sepang yang terletak di Kampung Cikadu, Desa Cipanas, Kecamatan Cipatujah, Tasikmalaya.
Foto: Dok. Web
Pengecoran jalan beton yang merupakan akses jalan untuk para Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Sepang yang terletak di Kampung Cikadu, Desa Cipanas, Kecamatan Cipatujah, Tasikmalaya.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Kelompok relawan Nelayan Balad Ganjar Cipatujah, Tasikmalaya kembali memberikan upaya berarti untuk warga Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Kali ini, Nelayan Balad Ganjar bersama warga melakukan pengecoran jalan beton yang merupakan akses jalan untuk para Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Sepang yang terletak di Kampung Cikadu, Desa Cipanas, Kecamatan Cipatujah, Tasikmalaya. 

Koordinator Wilayah Nelayan Balad Ganjar Cipatujah Ade Wahyu mengatakan, bantuan panjang pengecoran jalan yang diberikan, yakni sepanjang 300 meter. 

Baca Juga

"Kegiatan Nelayan Balad Ganjar saat ini kami memberikan bantuan berupa pengecoran jalan lingkungan di Kampung Cikadu, Desa Cipanas, Kecamatan Cipatujah. Ini akses jalan untuk anak sekolah, anak SD, juga jalan pertanian dan jalan nelayan KUB atau nelayan kelompok usaha bersama," ujar Ade demikian dilansir pada Selasa (15/8/2023). 

Jalan tersebut selain dilewati oleh para KUB Nelayan Sepang, sekaligus merupakan akses jalan untuk para petani dan seluruh masyarakat lainnya dalam melakukan aktivitas sehari-hari. 

 

Bahkan, anak-anak sekolah yang sebelumnya harus memutar jalan jauh untuk sampai ke sekolahnya, dapat menempuh jarak yang lebih dekat sehingga aksesibilitas masyarakat terkait waktu menjadi lebih efisien. 

Ade menjelaskan, bantuan pengecoran jalan tersebut merupakan komitmen Relawan Balad Ganjar untuk terus mendukung kebutuhan nelayan pesisir di Jawa Barat, khususnya warga Cipatujah telah mendeklarasikan dukungannya kepada Ganjar Pranowo untuk menjadi Presiden RI 2024-2029 

"Ini jalan sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan belum tersentuh oleh dana (bantuan) apapun. Jalan ini sangat dibutuhkan ketika masuk musim hujan jadi tidak bisa dilewati, maupun pengambilan hasil pertanian, anak sekolah sehingga tidak bisa dilewati," kata Ade. 

Ade menegaskan, ke depannya relawan Nelayan Balad Ganjar akan menjadi yang terdepan untuk terus mendukung Nelayan Pesisir di Jawa Barat 

"Setelah dilakukan pengecoran, jalan ini jadi poros utama yang digunakan sehingga lancar untuk masyarakat," kata Ade. 

Ratusan warga desa bersama relawan Nelayan Balad Ganjar berkumpul sejak pagi untuk gotong royong mengerjakan pengecoran jalan. Para warga tampak sangat antusias dan bersemangat lantaran akses jalan mereka akan menjadi lebih bagus. 

Hal itu disampaikan salah satu warga Desa Cipanas bernama Kosim Hidayat. Dia menceritakan, sebelum mendapatkan bantuan pengecoran, kondisi jalan tersebut kurang bagus, becek dan licin saat hujan sehingga membahayakan keselamatan warga. 

"Sebelum diperbaiki jalan ini sangat becek, sangat licin, tidak bisa lewat motor hanya bisa jalan kaki. Alhamdulillah sekarang motor bisa lewat," ungkap Kosim. 

"Sebelum ada bantuan, anak sekolah itu jalannya ke sana jauh, sekarang bisa lewat sini alhamdulillah. Buat petani kalau dulu lewat sini hanya dipikul saja, sekarang bisa pakai motor jadi lebih bermanfaat dan ada peningkatan dari yang dulu-dulu," ujar Kosim menambahkan. 

Setelah mendapatkan bantuan pengecoran jalan dari Nelayan Balad Ganjar, kini warga dapat merasakan langsung manfaatnya. 

Mereka sangat senang dan bersyukur dengan adanya bantuan yang dapat mempermudah dan mempercepat warga dalam melakukan aktivitas sehari-hari. 

"Masyarakat di sini sangat gembira dan mudah-mudahan jalan bantuan dari Nelayan Balad Ganjar ini bisa bermanfaat untuk masyarakat desa, mudah-mudahan buat ke depannya ada kelanjutannya," ucap Kosim.

Cipatujah sendiri merupakan wilayah yang sangat berpotensi dalam menghasilkan kekayaan laut.  Staf Khusus Wakil Presiden (Stafsus Wapres) Bidang Ekonomi dan Keuangan Lukmanul Hakim menyebutkan sektor perikanan budi daya, terutama tambak udang, berpotensi dikembangkan di wilayah Cipatujah, Tasikmalaya, Jawa Barat tersebut. 

"Di pantai Tasikmalaya selatan sangat bagus untuk budi daya udang vaname yang memiliki nilai ekonomi tinggi," ujar Lukman menjelaskan hasil kunjungannya ke Kabupaten Tasikmalaya beberapa waktu lalu, seperti dilansir dari Antara

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement