Sabtu 29 Jul 2023 23:28 WIB

Bupati Garut Ingin Koperasi Kembangkan Ekonomi dari Potensi Alam

Koperasi memiliki peran dalam meningkatkan perekonomian di daerah.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Bupati Garut Rudy Gunawan saat menghadiri kegiatan Silaturasep di SOR RAA Adiwijaya, Kabupaten Garut, Sabtu (15/7/2023). Dok. Republika
Foto: Dok Republika
Bupati Garut Rudy Gunawan saat menghadiri kegiatan Silaturasep di SOR RAA Adiwijaya, Kabupaten Garut, Sabtu (15/7/2023). Dok. Republika

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menggelar kegiatan lokakarya koperasi di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (29/7/2023). Kegiatan bertema "Menghidupkan Semangat Masa Lalu Merangkul Perubahan Masa Depan Menuju Koperasi Modern" itu dihadiri oleh berbagai perwakilan koperasi di Kabupaten Garut. 

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, koperasi memiliki peran dalam meningkatkan perekonomian di daerah. Apalagi, Kabupaten Garut dinilai memiliki potensi luar biasa di berbagai bidang, salah satu di sektor pertanian dan perkebunan. 

"Para insan koperasi harus membangun kembali semangat dalam berkoperasi, mengingat banyaknya potensi alam yang dimiliki Kabupaten Garut," kata dia, Sabtu.

Rudy mengatakan, Kabupaten Garut dianggap sebagai daerah yang mempunyai potensi yang luar biasa di Jawa Barat (Jabar). Salah satu buktinya adalah kebijakan yang pernah dibuat oleh Hindia Belanda untuk membangun infrastruktur kereta api pada 1890. Salah satu dibangunnya infrastruktur itu adalah untuk mengangkut hasil perkebunan di Kecamatan Cikajang. 

 

"Cikajang bukan saja holtikultura, tapi dulu lama sudah membangun satu perkebunan teh, perkebunan coklat, juga perkebunan kopi, dan ada lagi peternakan," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro Kabupaten Garut, Ridzky Ridznurdhin, menyatakan bahwa tujuan lokakarya adalah meningkatkan pemahaman para insan koperasi mengenai aturan dan regulasi yang terkait dengan perkoperasian. Kegiatan itu diharapkan dapat menjadi bahan untuk merumuskan kebijakan pembangunan koperasi ke depan.

"Nah sekarang ada kegiatan lokakarya yaitu bagaimana kita menumbuhkembangkan koperasi kedepan, terutama sejarah koperasi Garut yang begitu luar biasa dulu kita akan coba hidupkan kembali, dan merangkul perubahan masa depan menuju koperasi modern," kata dia.

Ia menambahkan, hasil yang ingin dicapai melalui kegiatan tersebut adalah adanya peningkatan pemahaman para insan koperasi dari berbagai aspek, mulai dari aspek aturan dan regulasi. Pasalnya, banyak regulasi terkait perkoperasian yang mengalami perubahan, sehingga perlu disosialisasikan kepada pekaku koperasi di Kabupaten Garut, yang kini berjumlah 1.602 koperasi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement