Kamis 01 Jun 2023 21:26 WIB

Polisi Menduga Jasad Pelajar di Jalan KH Azhari Palembang Korban Tawuran

Warga sempat mendengar suara bising dan kegaduhan antarkelompok orang berseteru.

Tawuran pelajar (ilustrasi)
Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Tawuran pelajar (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG--Aparat kepolisian menyelidiki kasus penemuan jasad seorang pelajar laki-laki yang tewas di Jalan KH Azhari, Seberang Ulu II, Palembang, Sumatra Selatan. Jasad pelajar itu ditemukan dengan luka tusukan senjata tajam.

Kepala Kepolisian Sektor Seberang Ulu II Palembang Kompol Bayu Arya mengatakan, laki-laki itu berinisial FP (15 tahun), warga Sei Selayur, Palembang. FP ditemukan tewas tergeletak di jalan dengan luka tusukan senjata tajam cukup dalam pada bahu bagian belakang, Kamis, (1/6/2023) pagi.

Baca Juga

"Pihak keluarga korban sudah membenarkan kalau itu adalah FP, anaknya yang bersekolah di sebuah SMA swasta di Palembang," kata dia, di Palembang, Kamis (1/6/2023).

Dia menjelaskan, sementara ini FP diduga korban pembacokan hingga tewas setelah terlibat dalam aksi tawuran. Hal tersebut didapatkan kepolisian dari keterangan warga setempat saat melangsungkan olah tempat kejadian perkara.

Saat itu, sekitar pukul 02.30 WIB, warga Jalan KH Azhar mendengar suara bising knalpot dan kegaduhan antarkelompok orang yang berseteru. "Beberapa saat setelah suara tersebut hilang warga setempat memberanikan diri keluar rumah dan menemukan korban sudah terkapar bersimbah darah di jalan," kata dia.

Saat ditemukan, FP menggunakan jaket hoodie merah dan celana training yang sama seperti saat dia meninggalkan rumah menurut keluarganya. Ia menyebutkan, saat ini pihaknya terus mengumpulkan petunjuk alat bukti di antaranya rekaman kamera pengawas (CCVT) untuk mengungkap tewasnya korban dan menangkap para pelakunya.

Pengungkapan kasus tersebut juga menjadi atensi personel Satreskrim Polrestabes Palembang dan Subdit Jatarnras Ditreskrimum Polda Sumsel. "Mudah-mudahan segera terungkap dan pelaku tertangkap," tegasnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement