Jumat 21 Apr 2023 10:46 WIB

Angkot dan Bus Tayo di Kota Tangerang Tetap Beroperasi Selama Lebaran

Penumpang hanya dikenakan tarif Rp 2.000 untuk naik Si Tayo dan Si Benteng.

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Erik Purnama Putra
Bus Si Tayo dan angkot Si Benteng tetap beroperasi di Kota Tangerang selama libur Lebaran.
Foto: Dok Pemkot Tangerang
Bus Si Tayo dan angkot Si Benteng tetap beroperasi di Kota Tangerang selama libur Lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Selama Lebaran dan arus mudik 2023, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerng dan PT Tangerang Nusantara Global (TNG) memastikan bus rapid transit (BRT) yang dikenal dengan nama Si Tayo serta Angkot Si Benteng milik Pemkot Tangerang tetap melayani masyarakat atau penumpang.

Bus dan angkot tetap beroperasi normal selama libur Lebaran. Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely menegaskan tidak ada perubahan jadwal keberangkatan BRT dan Si Benteng selama libur Lebaran.

"Dengan itu, dipastikan BRT atau Si Tayo dan Si Benteng tetap beroperasi secara normal untuk melayani dan menemani waktu libur Lebaran masyarakat Kota Tangerang, atau mereka yang sedang berkunjung ke Kota Tangerang," katanya di Kota Tangerang, Provinsi Banten, Jumat (21/4/2023).

Dia menerangkan, saat libur Lebaran, dengan mobilitas masyarakat yang meningkat maka dipastikan kebutuhan angkutan umum juga meningkat. Achmad menjelaskan, BRT atau Si Tayo memiliki empat koridor dengan 10 unit di setiap koridornya.

 

Di antaranya, koridor satu rute Poris Plawad-GOR Jatiuwung-Jatake, koridor dua rute Poris Plawad-Cibodas, koridor tiga rute Ciledug-Tangcity, dan koridor empat rute Cadas-Pintu Masuk M1 Bandara Soetta. Sedangkan Si Benteng, kata Suhaely memiliki sembilan rute dengan empat warna.

Di antaranya, rute Gandasari-Gajah Tunggal, Gajah Tunggal-Kampung Ledug, Taman Cibodas-Situ Bulakan, Terminal Cimone-Pasar Lama, Perumahan BTN Pasir Jaya-GOR Gandasari. "Ada juga rute Terminal Cimone-Koang Jaya, Terminal Cimone-Jalan Dipati Unus-Jalan Ganda Sari, Terminal Cimone-GOR Pabuaran Tumpeng dan terbaru Kavling Perkebunan Raya-RS Melati," ujar Achmad.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati fasilitas umum tersebut, hanya perlu membayar ongkos Rp 2.000 untuk jarak jauh dan dekat. Penumpang bisa melakukan pembayaran secara nontunai melalui kode batang (barcode) yang tertempel di kaca Bus Tayo dan Si Benteng.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement