Ahad 19 Feb 2023 14:33 WIB

KAI Targetkan LRT Jabodebek Sudah Wara-Wiri tanpa Masinis pada Akhir Mei 2023

Pada akhir Februari 2023 LRT lintasan Cawang-Bekasi Timur sudah tanpa masinis.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Andri Saubani
Sejumlah rangkaian LRT Jabodebek terparkir di Depo LRT Bekasi Timur. Soft launching LRT Jabodebek ditargetkan pada 12 Juli 2023. (ilustrasi)
Foto: Dok: Humas KAI
Sejumlah rangkaian LRT Jabodebek terparkir di Depo LRT Bekasi Timur. Soft launching LRT Jabodebek ditargetkan pada 12 Juli 2023. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Divisi LRT Jabodebek PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan saat ini terus melakukan proses perpindahan sistem tanpa masinis. Kepala Divisi LRT Jabodebek KAI, Mochamad Purnomosidi menargetkan pada akhir Februari 2023 untuk lintasan Cawang-Bekasi Timur sistemnya sudah berganti tanpa masinis.

"Sehingga diharapkan Mei 2023 semua lintasan sudah dijalankan tanpa masinis," kata Purnomosidi saat ditemui di Kantor LRT Jabodebek usai Pengumuman Pemenang Penulisan Artikel Jurnalis LRT Jabodebek, akhir pekan ini.

Baca Juga

Dengan begitu, Purnomosidi optimistis target soft launching pada 12 Juli 2023 akan tercapai. Lalu satu bulan kemudian yakni 17 Agustus ditargetkan grand launching LRT Jabodebek bisa dilakukan.

Dalam proses pergantian sistem tanpa masinis dikawal ketat oleh departemen keselamatan Siemens. "Protokol tes oleh Siemens cukup ketat dan ada ribuan protokol tes," tutur Purnomosidi.

Dia menjelaskan, proses pergantian sistem tanpa masinis saat ini tengah diuji coba di dua rangkaian kereta. Jika proses tersebut sudah selesai, maka perangkat lunak tersebut akan direplikasi ke rangkaian kereta lainnya.

"Sekarang kami sedang menyelesaikan peran orang diganti sistem atau komputer, diganti oleh prosesor," ucap Purnomosidi.

Proses kereta tanpa masinis sudah selesai untuk lintasan Cawang-Dukuh Atas. Lalu saat ini, untuk lintasan Cawang-Jatimulya sedang memasuki tahap akhir penerapan sistem tanpa masinis.

LRT Jabodebek akan dioperasikan menggunakan sistem Communication-Based Train Control (CBTC) dengan Grade of Automation (GoA) level 3. CBTC merupakan sistem pengoperasian kereta berbasis komunikasi sehingga dapat mengoperasikan kereta dan memproyeksikan jadwal secara otomatis dari pusat kendali operasi serta tanpa masinis.

Dalam satu hari, rata-rata LRT Jabodebek akan beroperasi sebanyak 434 perjalanan dengan kapasitas 1.308 di setiap rangkaiannya. Nantinya, LRT Jabodebek akan beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga 23.27 WIB dengan headway empat menit untuk Stasiun Dukuh Atas ke Cawang serta delapan menit dari Cawang ke Harjamukti dan Cawang ke Jati Mulya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement