Jumat 18 Dec 2020 21:06 WIB

Festival Internasional Toraja Digelar Virtual Besok

TIF2020 akan menampilkan prosesi adat Toraja, sendratari Toraja.

Wisatawan mengunjungi rumah adat Torajat di kawasan wisata Ketekesu, Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Rabu (16/12/2020). Sejak ditetapkan jadi wilayah Zona Hijau di akhir Oktober lalu, sejumlah tempat wisata di Toraja Utara mulai ramai dikunjungi wisatawan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Foto: Antara/Zabur Karuru
Wisatawan mengunjungi rumah adat Torajat di kawasan wisata Ketekesu, Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Rabu (16/12/2020). Sejak ditetapkan jadi wilayah Zona Hijau di akhir Oktober lalu, sejumlah tempat wisata di Toraja Utara mulai ramai dikunjungi wisatawan dengan menerapkan protokol kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Festival Internasional Toraja (TIF) VIII2020 digelar secara virtual pada 19 Desember. Festival ini menampilkan berbagai kesenian dan budaya khas Toraja

TIF2020 akan menampilkan prosesi adat Toraja, sendratari Toraja, theater tradisional Toraja dan beberapa penampilan seniman dari dalam negeri hingga luar negeri.

Baca Juga

Konseptor TIF Franki Raden mengatakan TIF tetap diselenggarakan di masa pandemi guna tetap memberi peluang dan semangat bagi para pekerja industri kreatif sekaligus membangkitkan ekonomi serta industri pariwisata khususnya pariwisata Toraja Utara. Apalagi, event ini telah masuk dalam agenda tahunan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraft).

“Kita harus tetap semangat meskipun saat ini kita masih berada di tengah pandemi. Terlaksananya TIF ini menunjukkan semangat para pelaku industri kreatif tetap ada. Ini yang perlu diapresiasi dan perlu kita beri semangat kepada mereka," ujar Franki.

 

Even TIF ke-8 ini turut menghadirkan pelaku seni mancanegara seperti Allison Mulroy (Inggris) dan Anello Capuano (Italia) serta Ancha Reggae Moon (Makassar), Mia Kiel dan Bertho (Jakarta) dan BLI Ciaaattt (Bali).

Staf Ali Bidang Repormasi Birokrasi dan Regulasi Kemenparekraf Republik Indonesia, Ari Juliano mengatakan TIF bukan hanya event budaya dan kesenian. Ajang ini juga ditujukan untuk menyejahterakan masyarakat Toraja khususnya di Toraja Utara melalu pengembangan ekonomi kreatif.

"Kami melihat festival ini sangat memiliki visi yaitu menjadikan pariwisata Toraja khususnya Toraja Utara sebagai destinasi wisata dan lokasi festival budaya berskala internasional," katanya.

Disebutkan pula bahwa pandemi telah mengakibatkan berbagai masalah atau dampak di berbagai sektor khususnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang sangat berdampak.

Jika ingin melihat penampilan dan antraksi para seniman di gelaran Toraja Internasional Festival ke-8 ini, masyarakat bisa live streaming sajian melalui channel YouTube Lokaswara Project, Sabtu 19 Desember 2020 pukul 19.00 WIB.

sumber : antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement