REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov menyampaikan, pihaknya tidak melakukan rekrutmen dalam bentuk apa pun untuk menyuplai militer Rusia. Hal itu terjadi usai muncul daftar delapan warga negara Indonesia (WNI) bergabung menjadi tentara Rusia.
"Kantor perwakilan Rusia di manapun di Indonesia sama sekali tidak melakukan rekrutmen untuk angkatan bersenjata Rusia," kata Dubes Tolchenov ditemui seusai konferensi pers roadshow Komite Pariwisata Kota Moskow (Mostourism) di Jakarta, Selasa (1/10/2026).
Tolchenov tidak memungkiri adanya warga negara asing, seperti pekerja, mahasiswa, dan bahkan wisatawan yang memutuskan bergabung menjadi tentara Rusia saat menetap di negaranya. Tetapi, sambung dia, langkah tersebut menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing individu.
Menurut Tolchenov, Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia di mana pun berada, khususnya Indonesia sama sekali tidak terlibat dalam proses rekrutmen warga negara asing ke dalam militer negaranya. "Diakui memang tak sedikit warga negara asing di militer Rusia, tetapi kedutaan besar sama sekali tak terlibat melakukan rekrutmen di dalamnya," ucapnya.




