Ahad 04 Oct 2026 00:15 WIB

Golkar Bali Solid Hadapi 2029, Minta Dukungan Logistik ke Bahlil Lahadalia

DPD Golkar Bali menyatakan soliditas menuju Pemilu 2029 namun meminta dukungan logistik dari Ketua Umum Bahlil Lahadalia untuk memperkuat pergerakan politik di daerah.

Rep: antara/ Red: antara
Golkar Bali minta dukungan Ketum Bahlil soal logistik.
Foto: antara
Golkar Bali minta dukungan Ketum Bahlil soal logistik.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR, – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Bali secara terbuka menyampaikan aspirasi kepada Ketua Umum Bahlil Lahadalia terkait kebutuhan logistik partai. Dukungan pembiayaan dinilai krusial untuk memperkuat pergerakan politik dan menyongsong agenda besar menuju Pemilu 2029.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih (Demer), di Denpasar, Sabtu, menegaskan bahwa logistik seringkali menjadi faktor utama dalam kesuksesan organisasi. Ia pun melaporkan langsung kondisi tersebut kepada pimpinan pusat.

"Logistik ini kadang-kadang menjadi faktor utama dalam kesuksesan, kalau logistik kami agak kurang, kami lapor aja Ketum untuk Bali, jadi ya perlu dibantu oleh DPP," kata Demer.

Soliditas dan Transformasi Organisasi

Demer memaparkan bahwa konstelasi politik nasional saat ini menuntut kecerdasan, inovasi, kreativitas, serta kecepatan dalam mengambil keputusan strategis. Ia menilai kepemimpinan di tingkat pusat telah menunjukkan teladan melalui komitmen dan ketulusan jiwa, sehingga mendapat kepercayaan penuh dari Presiden Prabowo Subianto.

Lebih lanjut, ia menyoroti pergeseran arah kebijakan nasional dari pola kapitalistik menuju pembangunan manusia yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Untuk mengawal agenda tersebut, jajaran pengurus DPD Partai Golkar Bali diklaim berada dalam kondisi yang sangat solid.

"Golkar kali ini solid, dan tadi ketum sudah saksikan sendiri, ini ada 108 pengurus di mana kami bisa mengadopsi 47 Gen Z, kemudian juga untuk perempuannya kami mengadopsi kira-kira 37 persen dari kepengurusan kami," ujar Demer yang juga merupakan Anggota DPR RI itu.

Dalam menjalankan roda organisasi, pihaknya memastikan telah memenuhi berbagai unsur utama mulai dari ketersediaan sumber daya manusia, jaringan yang luas, hingga manajemen berbasis digital. Meski aspek orang, jaringan, dan manajemen telah disiapkan secara matang, faktor pembiayaan atau logistik diakui masih menjadi tantangan terberat yang memerlukan uluran tangan dari pusat.

Respons Cepat Bahlil Lahadalia

Menanggapi laporan tersebut, Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia langsung memberikan jawaban tegas. Ia memastikan pihaknya memahami betul berbagai kendala yang dihadapi kader di daerah.

"Saya mengerti betul apa yang menjadi kesusahan bapak/ibu di kabupaten/kota dan provinsi, jadi Bang Demer tadi menyampaikan, menyangkut logistik, itu seperti orang Papua bilang, 'Ade kau baru mau tulis, kakak sudah baca'," kata Bahlil.

Bahlil menjelaskan bahwa untuk mengatasi kendala logistik, DPP Partai Golkar secara rutin telah menyiapkan program gotong royong. Program ini terutama digulirkan pada momentum perayaan ulang tahun partai untuk memberikan kontribusi nyata kepada daerah.

Bantuan dan program tersebut diarahkan agar para kader dapat langsung berinteraksi dengan masyarakat melalui pembagian sembako murah serta kegiatan sosial yang mendekatkan partai hingga ke tingkat desa. Selain memperkuat logistik dan struktur, Bahlil berpesan agar seluruh kader di Bali senantiasa menjaga kedamaian serta tidak memposisikan partai politik lain sebagai musuh politik yang harus dihindari.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Berita Terkait
Berita Lainnya

Rekomendasi