Ahad 31 Aug 2025 05:40 WIB

Korban Tewas Kebakaran DPRD Makassar Bertambah, Total Empat Orang

Empat orang meninggal dunia dan empat lainnya luka dalam tragedi di DPRD Makassar.

Pengunjuk rasa menyaksikan gedung DPRD Makassar yang telah dibakar di Sulawesi Selatan, Jumat (29/8/2025).  Gedung DPRD Makassar serta seluruh kendaraan yang terparkir di area tersebut dibakar oleh massa aksi yang menuntut pembatalan kenaikan tunjangan Anggota DPR serta pengusutan penabrakan pengemudi ojek daring Affan Kurniawan.
Foto: ANTARA FOTO/Hasrul Said
Pengunjuk rasa menyaksikan gedung DPRD Makassar yang telah dibakar di Sulawesi Selatan, Jumat (29/8/2025). Gedung DPRD Makassar serta seluruh kendaraan yang terparkir di area tersebut dibakar oleh massa aksi yang menuntut pembatalan kenaikan tunjangan Anggota DPR serta pengusutan penabrakan pengemudi ojek daring Affan Kurniawan.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat korban jiwa dalam peristiwa pembakaran Kantor DPRD Kota Makassar bertambah satu orang bernama Budi Haryadi. Dengan demikian, jumlah korban tewas menjadi empat orang dari total delapan korban dalam kejadian di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Korban jiwa dalam peristiwa ini sudah empat orang dan satu masih kritis," kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Fadli Tahar kepada wartawan di Makassar, Sabtu (30/8/2025).

Baca Juga

Korban Budi Haryadi (30), anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), terpaksa melompat dari atap gedung DPRD Makassar saat terbakar. Meski sempat mendapatkan penanganan medis, kondisinya kritis.

"Sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Primaya sebelum akhirnya meninggal dunia," ujarnya.

Selain Budi, korban lainnya yang juga melompat dari lantai empat adalah Syaiful (43). Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Ujung Tanah itu dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Grestelina. Meski sempat mendapat perawatan intensif, nyawanya tidak tertolong.

Korban lain, Muhammad Akbar Basri alias Abay, fotografer Humas DPRD Kota Makassar, dan Sarinawati, staf DPRD Makassar, ditemukan tim SAR di lantai tiga gedung dalam kondisi hangus terbakar.

Keduanya diduga ketakutan lalu bersembunyi di ruangan tersebut untuk menghindari tindakan anarkis massa yang mulai beringas naik ke lantai atas gedung untuk mencari orang-orang DPRD sekaligus menjarah barang-barang.

Selain empat korban jiwa, terdapat empat korban luka. Heriyanto (28), petugas kebersihan DPRD Sulsel, kini dirawat di RS Grestelina akibat luka berat setelah melompat dari gedung dewan. Kondisinya masih kritis.

Agus Setiawan (32), anggota Satpol PP DPRD Makassar, mengalami luka robek di kaki dan dirawat di RS Grestelina.

Korban luka sedang, Sahabuddin (45), ajudan Wakil Ketua DPRD Makassar, dirawat di RS Hermina karena patah tulang pinggul setelah melompat dari lantai dua saat kebakaran. Arif Rahman (28) terluka akibat lemparan batu dan dirawat di RS Grestelina.

Seluruh jenazah telah dibawa pihak keluarga setelah sebelumnya divisum di Rumah Sakit Bhayangkara untuk memastikan identitas korban.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengunjungi pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang menjadi korban dan sedang dirawat di RS Grestelina.

"Kami sangat prihatin atas kejadian ini dan akan menanggung semua biaya pengobatan korban," ujarnya saat menjenguk di Rumah Sakit Grestelina Makassar.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement