Sabtu 30 Aug 2025 10:02 WIB

Sekjen Propindo Berduka atas Meninggalnya Affan Kurniawan

Marak demonstrasi, Heikal Safar mendukung Prabowo evaluasi kinerja kabinetnya.

Sekretaris Jenderal Perkumpulan Profesi Pengacara Indonesia (Sekjen Propindo), Heikal Safar.
Foto: Heikal Safar
Sekretaris Jenderal Perkumpulan Profesi Pengacara Indonesia (Sekjen Propindo), Heikal Safar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Perkumpulan Profesi Pengacara Indonesia (Sekjen Propindo) Heikal Safar mencermati aksi demonstrasi besar-besaran  sebagai bentuk solidaritas atas meninggalnya pengemudi ojol Affan Kurniawan (21 tahun). Affan tewas dilindas rantis Brimob Rimueng di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam WIB.

Demonstrasi juga dipicu akibat kekecewaan publik terhadap Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan yang melakukan korupsi hingga ditangkap KPK. Selain itu, anggota DPR RI yang menerima uang tunjangan perumahan Rp 50 juta per bulan juga memicu kemarahan masyarakat.

Baca Juga

Menurut Heikal, semua fakta itu menyakiti hati rakyat Indonesia. Sehingga memicu wacana pembubaran DPR yang berkembang menjadi aksi turun ke jalan beberapa hari terakhir. "Saya berduka dan turut mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya pengemudi ojek online almarhum Affan Kurniawan. Semoga amal ibadanya diterima Allah SWT. Amin yarobal alamin," kata Heikal di Jakarta, Sabtu (30/8/2025).

Heikal melihat ketidakpuasan publik yang meluas terhadap kinerja lembaga eksekutif, khususnya para pembantu Presiden Prabowo Subianto di Kabinet Merah Putih dan arogansi legislator di Senayan. Menurut dia, kemurkaan rakyat itu membuat aksi demo meluas ke berbagai kota di Indonesia. "Saya mendukung Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera mengevaluasi total kinerja kabinetnya," ucap Heikal.

Ketua Umum Alumni Universitas Jayabaya tersebut mendorong Presiden Prabowo bisa tegas kepada sejumlah pejabat negara dan aparat penegak hukum yang bertindak arogan kepada rakyat. Bahkan, ia menyarankan, Presiden Prabowo mengganti pejabat yang membawa sifat feodal dalam kesehariannya. "Semoga kinerja Presiden Prabowo ke depan dapat terselamatkan dari gangguan tangan-tangan jahil yang berada di tengah kekuasaan saat ini," ujar Heikal.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement