Jumat 29 Aug 2025 19:40 WIB

Unjuk Rasa di Mako Brimob Berlanjut, Teriakan Pendemo Terdengar Lantang Diiringi Dentuman Petasan

Dari pagi hingga petang, para pendemo tidak menurunkan intensitas kegiatannya.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Mas Alamil Huda
Sejumlah pengunjuk rasa terlibat bentrokan dengan personel Brimob di depan Markas Komando Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta, Jumat (29/8/2025). Aksi tersebut menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob.
Foto: Republika/Prayogi
Sejumlah pengunjuk rasa terlibat bentrokan dengan personel Brimob di depan Markas Komando Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta, Jumat (29/8/2025). Aksi tersebut menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aksi massa yang melakukan unjuk rasa di depan Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) di Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat (29/8/2025) WIB terus memanas. Dari pagi hingga petang, para pendemo tidak menurunkan intensitas kegiatannya.

Mereka meneriakkan tuntutan bernada protes ke Korps Brimob. Tak jarang ada kata-kata kasar terdengar. Beberapa juga melakukan aksi pembakaran mobil, meledakkan petasan, dan melempar botol plastik yang berisi air ke dalam gedung Mako Brimob. Ada juga yang berupaya memanjat pagar.

Baca Juga

Sesekali para pendemo mengisi aksi mereka dengan menyanyikan lagu-lagu nasional sembari memuji TNI. "Bagimu negeri jiwa raga kami," demikian nyanyian massa aksi di lokasi.

Anggota Brimob tidak bergerak dari lokasinya. Sebagai tameng, mereka menembakkan gas air mata. Itu membuat situasi menjadi tak terkendali.

Semua elemen masyarakat yang berada di lokasi berlari menjauh saat gas air mata ditembakkan. Baik itu pendemo, wartawan, juga anggota TNI.

Hingga malam, tidak ada tanda-tanda aksi demonstrasi mereda. Teriakan pendemo tetap terdengar lantang diiringi dentuman bunyi petasan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement