Jumat 04 Apr 2025 15:47 WIB

Petinggi Hamas di Lebanon Gugur Setelah Diserang Drone Israel

Serangan udara Israel menewaskan 100 warga Palestina di seluruh Jalur Gaza, Kamis.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Asap mengepul menyusul serangan udara Israel di Dahiyeh, di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Jumat, 28 Maret 2025.
Foto: AP Photo/Hassan Ammar
Asap mengepul menyusul serangan udara Israel di Dahiyeh, di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Jumat, 28 Maret 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- Seorang petinggi Hamas gugur dalam serangan drone Israel ke sebuah apartemen di Kota Sidon, Lebanon selatan pada Jumat (4/4/2025). Selain menewaskan Hassan Farhat, seorang pentolan kelompok perjuangan Palestina itu, serangan tersebut juga membunuh dua orang lainnya, menurut laporan media lokal.

Jaringan berita Al Mayadeen Lebanon membenarkan, Farhat menjadi target serangan Israel. Peristiwa itu terjadi di tengah serangan gencar Israel di Lebanon selatan, termasuk di Kota Naqoura, Nabatieh dan Sidon, sejak Kamis (3/4/2025) petang waktu setempat, sebagaimana dilaporkan IRNA.

Baca Juga

Sementara itu, setidaknya 27 orang tewas dalam pemboman Israel di sekolah Gaza, kata Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Palestina, dilaporkan France 24. Serangan udara Israel pada Kamis menewaskan 27 warga Palestina, termasuk wanita dan anak-anak, di dalam gedung sekolah yang berfungsi sebagai penampungan bagi keluarga-keluarga yang mengungsi di Kota Gaza. 

Baca: Dua Kapal Induk Merapat, Pentagon Berpotensi Serang Iran

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement