Jumat 24 May 2024 18:09 WIB

Pelaku Mutilasi Ciamis Selesai Jalani Observasi di RSJ, Polisi Tunggu Hasil Visum

Hasil observasi terhadap pelaku masih belum keluar dan baru ada hasil pada 3 Juni.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Gita Amanda
Polisi menggiring TR tersangka kasus pembunuhan mutilasi di Ciamis, Jawa Barat, (ilustrasi)
Foto: ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Polisi menggiring TR tersangka kasus pembunuhan mutilasi di Ciamis, Jawa Barat, (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- TR pelaku mutilasi terhadap istrinya YN di Dusun Sindangjaya, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis telah selesai menjalani observasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Polisi saat ini tengah menanti hasil visum terhadap yang bersangkutan untuk selanjutnya melakukan pemeriksaan.

Kasatreskrim Polres Ciamis AKP Joko Prihatin mengatakan pelaku mutilasi berinisial TR telah selesai menjalani observasi dan perawatan selama 14 hari. Ia mengatakan pelaku keluar dari RSJ pada Selasa (21/5/2024) sore.

Baca Juga

"Iya sudah (keluar) Selasa sore kalau tidak salah," ucap dia saat dikonfirmasi, Jumat (24/5/2024).

Ia mengatakan pelaku saat ini sudah berada di tahanan Mapolres Ciamis. Namun begitu, Joko mengatakan hasil observasi terhadap pelaku masih belum keluar dan baru diperoleh hasil pada 3 Juni mendatang. "Hasilnya masih menunggu tanggal 3 Juni," kata dia.

Joko mengatakan pihaknya belum dapat melangkah lebih lanjut sebab harus masih menunggu hasil visum psikiatrikum. Setelah hasil didapatkan, ia mengatakan akan memeriksa saksi ahli. "Kita belum bisa melangkah lebih lanjut menunggu hasil visum psikiatrikumnya, baru kita akan meriksa saksi ahli setelah dapat hasil visum," kata dia.

TR melakukan aksi penganiayaan terhadap istrinya hingga tewas dan selanjutnya memutilasi korban. Pelaku diduga melakukan aksi keji tersebut karena mengalami permasalahan ekonomi.

Pelaku diketahui memiliki utang mencapai Rp 100 juta lebih. Utang tersebut termasuk utang yang berasal dari orang tuanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement