Rabu 27 Mar 2024 20:42 WIB

Bahlil Lahadalia Dukung Gelaran MTQ Antar-Bangsa di Banjarmasin

MTQ Antar-Bangsa akan diikuti peserta dari enam negara.

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia saat menemui Ketua DPP BKPRMI Datuk Said Aldi Al Idrus di Jakarta, Rabu (27/3/2024).
Foto: dok istimewa
Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia saat menemui Ketua DPP BKPRMI Datuk Said Aldi Al Idrus di Jakarta, Rabu (27/3/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mendukung digelarnya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Antar-Bangsa ke-14 yang diselenggarakan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Kamis (28/3/2024) hingga Ahad (31/3/2024) di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. MTQ Antar Bangsa ini diikuti peserta dari enam negara. Yakni, Indonesia, Malaysia, Singapura, Kamboja, Brunei Darussalam, dan Timur Leste.

Menurut Bahlil, konsistensi penyelenggaraan MTQ Antar-Bangsa patut diapresiasi. Ia mengatakan, kehadiran MTQ Antar-Bangsa ini tidak hanya membawa misi mendekatkan umat Islam dengan Alquran, melainkan juga menjadi stimulan untuk melahirkan generasi Qari dan Hafidz terbaik yang dapat mengharumkan nama bangsa dan memotivasi segenap Muslim lainnya untuk meningkatkan kemampuan seni baca Alquran.

Baca Juga

"Event ini juga mampu menjalin persahabatan dan kerja sama antar bangsa di dalam ikatan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Basyariah,” ujar Bahlil Lahadalia saat menerima silaturahmi Ketua Umum DPP BKPRMI Datuk Said Aldi Al Idrus di Jakarta, dalam keterangan, Rabu (27/3/2024).

Bahlil menambahkan, sejak dahulu Indonesia selalu memiliki Qari yang membanggakan. Misalnya, Fatwa Hadi yang berhasil menjadi juara 4 cabang Tahfidz 30 Juz dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-26 tingkat internasional di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 2023. Ada juga Deden Muhammad Makhyaruddin yang berhasil meraih juara satu kategori bergengsi lomba hafalan Alquran 30 Juz dan tafsirnya pada Musabaqah Tahfiz, Tajwid, dan Tafsir Al-Quran (MTQ) Internasional di Kairo, 2011.

“Penyelenggaraan MTQ, baik di tingkat nasional maupun internasional bukanlah sekadar ajang lomba, melainkan juga sebagai upaya konkret umat Islam untuk menggali nilai-nilai luhur yang terkandung didalam Alquran agar senantiasa dijadikan sebagai pedoman hidup,” tegas Bahlil yang juga pernah menjadi Sekretaris Umum DPW BKPRMI Papua.

Ketum DPP BKPRMI Said Aldi mengucapkan terima kasih atas dukungan dan apresiasi yang diberikan Bahlil Lahadalia terkait pelaksanaan MTQ Antar-Bangsa di Kota Banjarmasin. Said Aldi mengungkapkan, pelaksanaan MTQ Antar-Bangsa yang akan diselenggarakan di Kota Banjarmasin ini merupakan kepercayaan Presiden DMDI Tun Seri Setia Ali Rustam kepada BKPRMI. 

“Terima kasih kepada Presiden DMDI yang telah mempercayakan Kota Banjarmasin sebagai tuan rumah MTQ Antar-Bangsa DMDI. Semoga amanah ini bisa kami jalankan dengan baik,” ujar Said Aldi.

Said Aldi juga mengimbau kepada seluruh pengurus/anggota BKPRMI agar mensukseskan acara ini. “Insya Allah dalam pelaksanaan MTQ Antar-Bangsa ini nantinya juga akan di laksanakan pelantikan Ketua DMDI Kalimantan Selatan,” tegas Said Aldi.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement