Jumat 01 Mar 2024 13:00 WIB

Presiden Jokowi Groundbreaking Pembangunan Kantor BPJS Kesehatan di IKN

Layanan JKN per 1 Februari 2024 sudah dapat dinikmati oleh 267,8 juta peserta.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Erik Purnama Putra
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Nusantara Logistic Hub Pos Indonesia di IKN, Rabu (17/1/2024).
Foto: Dok. Kris - Biro Pers
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Nusantara Logistic Hub Pos Indonesia di IKN, Rabu (17/1/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan groundbreaking pembangunan kantor BPJS Kesehatan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Jumat (1/3/2024). Dalam sambutannya, Jokowi mengapresiasi pembangunan gedung kantor BPJS Kesehatan di IKN ini.

"Kalau kemarin yang kita groundbreaking adalah klaster industri keuangan, sekarang BPJS Kesehatan masuk, dan sudah lima rumah sakit dalam proses pembangunan," ujar Jokowi saat peletakan batu pertama.

Keberadaan kantor BPJS Kesehatan akan melengkapi layanan kesehatan masyarakat di IKN. "Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada pagi hari ini peletakan baru pertama groundbreaking gedung BPJS Kesehatan di IKN secara resmi saya nyatakan dimulai," ucap Jokowi.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Bambang Susantono, mengatakan kehadiran layanan JKN di Nusantara diharapkan menambah fasilitas layanan publik dasar yang dibutuhkan masyarakat sekitar. "Manfaat BPJS Kesehatan tentu juga harus dirasakan oleh masyarakat di wilayah Nusantara dan sekitarnya," ujar Bambang.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menjelaskan, layanan JKN per 1 Februari 2024 sudah dapat dinikmati oleh 267,8 juta peserta. Hal itu tak terlepas dari berbagai inovasi yang dikembangkan BPJS Kesehatan bersama pemangku kepentingan terkait.

"Kami melaporkan sampai dengan saat ini, Indonesia sudah hampir selangkah menuju Universal Health Coverage (UHC) karena sebanyak 95,97 persen masyarakat sudah terlindungi akses layanan kesehatan melalui Program JKN," kata Ghufron.

Pada 2023, jumlah pemanfaatan layanan peserta JKN di fasilitas kesehatan meningkat menjadi 606,7 juta atau 1,6 juta pemanfaatan per hari. "Hal ini merupakan bukti kehadiran negara dan masyarakat semakin percaya dengan BPJS Kesehatan dan semakin menyadari pentingnya jaminan kesehatan," ujar Ghufron.

Dia menyampaikan, BPJS Kesehatan menjadi contoh bagi berbagai negara dalam pelaksanaan jaminan kesehatan. Hal itu menunjukkan program JKN mampu menunjukkan eksistensinya di kancah internasional dan bersiap menjadi bagian dari visi Indonesia emas.

Bangunan Kantor Pusat BPJS Kesehatan di Nusantara direncanakan memiliki luas 25.964 m2 dengan total estimasi investasi mencapai Rp 1 triliun. Nantinya, bangunan tersebut akan memiliki berbagai fasilitas seperti ruang kerja pegawai yang berkonsep open space, data center, serta fasilitas penunjang lainnya.

Jokowi apresiasi peserta BPJS...

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement